Pemerintahan
Puluhan Miliar Dana BKK Digelontorkan Untuk Pembangunan Fisik Kalurahan Tahun 2022 Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kucuran dana untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur terus diberikan oleh pemerintah pusat hingga tingkat kalurahan. Salah satu sumber dana yang nantinya akan dikelola oleh pwmerintah kalurahan adalah Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Pemkab Gunungkidul sendiri akan menggelontorkan anggaran senilai puluhan miliar rupiah untuk program tersebut pada tahun 2022 ini.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Gunungkidul, Subiyantoro mengungkapkan tahun 2022 ini pemerintah kabupaten menganggaran untuk program BKK sebesar Rp. 24.336.558.930. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan fisik di tingkat kalurahan. Adapun belum lama ini Surat Edaran (SE) tentang BKK fisik yang bersumber dari APBD sudah diterbitkan.
Setelah SE ini keluar, dinas akan segera melakukan koordinasi dengan BKAD, pemerintah kalurahan dan pihak terkait lainnya dalam rangka persiapan dan realisasi pencairan hingga pembangunan fisiknya.
“SE sudah keluar tanggal 23 Januari 2022 kemarin, ini akan segera ditindak lanjuti. Mudah-mudahan setelah ini dapat segera terealisasi,” terang Subiyantoro, Rabu (26/01/2022).
Ia menjelaskan, dana 24 miliar rupiah tersebut nantinya akan digelontorkan ke 132 kalurahan yang berada di 18 Kapanewon. Dari jumlah tersebut, terdapat 646 titik pembangunanan fisik mulai dari cor rabat beton jalan desa, rehabilitasi balai padukuhan dan lainnya.
“Jumlah anggaran yang dikelola setiap kalurahan berbeda-beda. Termasuk dengan jumlah titiknya juga berbeda,” imbuh dia.
Disinggung mengenai relaisasi pembangunan menggunakan BKK APBD tahun 2021, ia menjelaskan jika secara keseluruhan sudah cair dan sudah dilakukan pembangunan fisik. Saat ini, pemerintah tinggal menunggu SPJ pertanggungjawaban dari masing-masing kalurahan.
Lurah Bendung, Kapanewon Semin, Didik Rubiyanto mengatakan, tahun ini kalurahan Bendung mendapatkan BKK sekitar Rp 1,07 miliar. Jumlah ini ada 2 sumber yaitu APBD Kabupaten sebesar Rp 325 juta dan Dana Keistimewaan senilai Rp 750 juta. Dengan demikian anggaran tersebut akan dimanfaatkan oleh pemerintah kaluarahan sehingga infrastruktur yang ada segera dibangun dan memudahkan masyarakat.
“Masih koordinasi dengan pemerintah, Untuk peruntukannya kita sudah memiliki rancangannya,” jelas Didik.
Sementara itu, Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan, berkaitan dengan BKK dari Dana Keistimewaan, ada 17 miliar yang dikelola oleh Kundha Kabudayan. Jumlah ini nantinya dibagi untuk 3 bidang dan 1 UPT Taman Budaya Gunungkidul. Sejumlah program telah digagas dan nantinya akan segera dilakukan eksekusi jika anggaran tersebut sudah turun.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
