fbpx
Connect with us

Sosial

Puluhan Tahun Jadi Tempat Ibadah Utama Masyarakat, Masjid Al-Falah Akhirnya Bisa Segera Direnovasi

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Masjid Al-Falah di Padukuhan Semoyo, Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk menjadi satu-satunya bangunan masjid di wilayah tersebut. Usia Masjid Al-Falah sendiri cukup tua yakni hampir 70 tahun. Namun secara turun menurun, Masjid ini menjadi tempat ibadah utama bagi umat muslim setempat. Namun begitu, kondisinya yang kini mulai rapuh akibat termakan usia, tentunya Masjid ini memerlukan renovasi.

Diungkapkan oleh warga setempat, Franki bahwa masjid tersebut didirikan pada bulan November 1951 dan hingga kini menjadi satu-satunya masjid di wilayah tersebut. Selain menjadi tempat beribadah, halamannya yang cukup luas, juga menjadi lokasi anak-anak untuk bermain atau sekedar berteduh.

Dengan usia yang cukup tua ini, tak bisa dipungkiri bahwa bangunan Masjid Al-Falah pada beberapa titik mengalami kerusakan. Salah satu yang cukup parah adalah bagian atap. Saat hujan tiba, cukup banyak tetesan air masuk ke dalam bangunan masjid.

Berita Lainnya  Berawal Dari Gadaikan BPKB, Damanhuri Bebaskan Warganya Dari Krisis Air

“Karena semua atap sudah banyak yang rapuh maka warga ingin segera merehab bagian ini sebelum musim hujan tiba. Sebab memang sudah banyak yang bocor,” kata Franki, Jumat (10/07/2020).

Untuk pendanaanya, selain menggunakan kas masjid dan tarikan dari warga, pihaknya mendapat informasi bahwa dalam pembangunan tersebut nantinya juga akan dibantu pembiayaannya oleh salah satu tokoh masyarakat yaitu Wahyu Purwanto.

“Alhamdulilah dari beliau bapak Wahyu akan membantu akan perehapan masjid. Untuk nominalnya belum tahu tetapi kemarin katanya mau dibantu,” ucap Franki.

Sementara itu, koordinator relawan Wahyu Purwanto, Rizal mengatakan bahwa nantinya dalam proses pembangunannya, juga akan dibantu oleh para relawan dari Partai NasDem. Sebab, Semoyo sendiri juga merupakan salah satu basis massa NasDem selama ini.

“Kondisinya memang lumayan memprihatinkan, sudah dimakan usia, atap sudah mulai mau roboh. Tembok agak sedikit terkikis. Untuk itu kita nantinya akan membantu dalam perbaikannya,” ucap Rizal.

Meski belum mengetahui jumlah bantuan yang akan diberikan, namun menurutnya warga cukup antusias dengan kabar renovasi tersebut.

Berita Lainnya  Pembangunan Rest Area Jatiayu Mangkrak, Gelontoran Dana Desa Ratusan Juta Tak Jelas

Selain di Semoyo, tim juga melakukan sosialisasi dengan warga di Widoro Lor, Kalurahan Bunder di sana, dilakukan kerja bakti membuka jalan yang selama ini warga belum memilikinya.

“Kita mendatangi kegiatan kerjabakti warga dan memberikan sedikit bantuan terkait pembukaan jalan antar desa Widoro Lama dengan jalan utama, yang semula hanya kebun dan sungai, akhirnya dibuatkan jalan untuk menembus sungai kecil dan akses jalan ke jalan utama,” ucap Rizal.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini memang diakui sebagai perkenalan calon bupati Wahyu Purwanto.

“Ya ini upaya merapatkan barisan dan perkenalan pak Wahyu kepada masyarakat,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler