Connect with us

Politik

Data Kependudukan Dijual ke Timses Paslon Independen, Warga Ngunut Lapor ke Gakkumdu

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga masyarakat Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen merasa kaget lantaran nama mereka tercatut dalam daftar pendukung pasangan calon bupati independen. Padahal mereka merasa tidak memberikan dukungan dan tidak pernah dimintai syarat berupa fotokopi KTP kepada tim sukses pasangan calon independen yang akan maju dalam kontestasi Pilkada Gunungkidul 2020 tersebut. Para warga sendiri baru mengetahui bahwa data mereka dicatut saat kemudian diklarifikasi oleh petugas verifikasi faktual KPU Gunungkidul. Warga yang geram kemudian memilih jaljur hukum atas pencatutan ini. Setelah sebelumnya menyambangi Kantor Kalurahan, pada Jumat (10/07/2020) tadi warga mendatang Polres Gunungkidul dan juga Gakkumdu Gunungkidul.

Salah seorang warga Kalurahan Ngunut, Ahmat Fatoni menuturkan, di wilayahnya sendiri terdapat ribuan identitas warga setempat yang tercatut sebagai pendukung pasangan calon bupati independen. Awal mula diketahuinya, ada petugas KPU yang mendatangi rumah warga untuk melakukan pencocokan data dukungan.

Berita Lainnya  Modernisasi Alsintan dan Upaya Bebaskan Petani Dari Permainan Harga

Warga pun kemudian dibuat bingung dengan kedatangan para petugas tersebut. Pasalnya selama ini, mereka tidak pernah memberikan dukungan kepada salah satu bapaslon maupun juga tidak pernah memberikan data berupa fotocopy KTP.

“Dari situ kita cari tahu siapa oknum yang memberikan data tersebut ke pihak kedua,” kata Ahmad Fatoni saat ditemui di kantor Bawaslu Gunungkidul.

Upaya sejumlah warga ini kemudian mendapatkan titik terang, beberapa hari lalu, pihaknya mendatangi kantor Kalurahan untuk klarifikasi mengenai pencatutan identitas tersebut. Ternyata pengakuan diberikan oleh salah satu oknum pamong desa (Jogoboyo/Kaur Keamanan) yang secara gamblang mengakui telah memberikan data tersebut kepada pihak kedua.

“Pencurian identitas to itu. Informasi yang kami terima bahkan dijual. Ada sekitar 1500 data warga kami yang diberikan,” jelasnya.

Merasa tidak terima dengan hal tersebut, perwakilan warga tersebut lantas mendatangi Polres Gunungkidul untuk melakukan laporan atas pencatutan data. Kemudian pemahaman diberikan kepada perwakilan warga dan lantas mereka diarahkan melakukan pelaporan ke Bawaslu atau Gakkumdu dalam hal ini.

Berita Lainnya  Di Tengah Situasi Sulit Pandemi Corona, Juminah Tetap Kukuh Mundur Dari Penerima PKH

“Kita tadi ke Polres terus diarahkan laporan ke sini,” tambah dia.

Berkaitan dengan temuan itu, pihaknya menuntut keadilan dan kasus ini diproses sebagaimana mestinya. Di sisi lain, oknum pamong desa itu juga dituntut mundur oleh warga lantaran telah menyalahgunakan arsip warga yabg ada di kantor kalurahan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto menuturkan, pelaporan dari warga Kalurahan Ngunut ini masih akan dilakukan pendalaman dan pencermatan. Saksi dan barang bukti menjadi hal yang dibutuhkan atas temuan kasus yang cukup meresahkan masyarakat tersebut. Nantinya jika syarat formal dan material memenuhi, maka akan dilakukan kajian lanjutan.

Saat ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah ada pelanggaran pidana, pelanggaran pemilu atau hal lainnya dalam laporan pencatutan data. Jika terdapat unsur pelanggaran Pemilu, maka kemudian akan ditindak lanjuti oleh Gakkumdu. Namun jika pasalnya masuk pada hal lain, akan diserahkan pada pihak berwajjb.

Berita Lainnya  Gerakan Menjaga Imun Pengaruhi Penurunan Angka Gantung Diri di Gunungkidul

“Sekitar 5 hari lah waktu untuk pencermatan dan pendalaman, kalau nantinya memang ada unsur-unsur yang mengarah pada pelanggaran akan langsung kita ambil langkah. Pada prinsipnya laporan akan ditindak lanjuti sebagaimana aturan yang ada,” jelas Tri Asmiyanto.

Perwakilan sejumlah warga tadi juga telah diberi pemahaman baik dari Bawaslu, kepolisian maupun dari kejaksaan. Untuk itu proses nantinya menyesuaikan dengan hasil akhir syarat dan kajian yang dilakukan.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata11 jam yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler