fbpx
Connect with us

Sosial

Ratusan Pasien Covid Meninggal Selama Juli, 92 Persen Belum Vaksin

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kematian akibat covid19 mencatat jumlah tertinggi selama pandemi terjadi pada bulan Juli 2021 ini. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, ratusan pasien positif covid19 meninggal dunia akibat virus ini. Dari tanggal 3 sampai 27 Juli 2021, tercatat ada 405 kematian yang menimpa pasien covid19. Dari jumlah tersebut 17 persen kematian dialami oleh pasien yang tengah melakukan isolasi mandiri, sedangkan sisanya 83 persen saat dirawat di rumah sakit. Sebagian besar dari pasien meninggal dunia tersebut memiliki komorbid seperti diabetes militus, hipertensi, gagal ginjal hingga kanker.

Meski mayoritas pasien meninggal dunia dengan status positif aktif berkategori lansia, namun kematian juga menimpa banyak kalangan dengan usia produktif bahkan juga anak-anak. Data yang ada memang sebagian besar para penderita covid19 yang meninggal dunia ini belum pernah mendapatkan vaksinasi.

“Dari kasus kematian itu, baru 8 persen penderita yang telah mendapatkan vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Sabtu (31/07/2021) siang.

Menurut dia, pasien isoman yang meninggal karena kondisinya sudah mengalami perburukan yang parah. Hal ini lantaran masyarakat enggan untuk periksa di rumah sakit karena tidak ingin diketahui kasusnya. Pihaknya sendiri berupaya melakukan pendampingan terhadap pasien isolasi mandiri agar kesehatannya diketahui oleh petugas kesehatan.

Kendati demikian, saat melakukan pendampingan dan pemantauan memang ada kendala yang dihadapi. Yaitu ketersediaan nakes yang dirasa kurang. Sehingga tidak semua pasien bisa dipantau melalui kunjungan. Pihaknya hanya bisa mengoptimalkan komunikasi melalui handphone.

“Kami hanya bisa mengimbau jika ada keluhan segera melaporkan ke petugas kesehatan,” imbuh Dewi.

Kasus kematian yang dialami pasien isoman menurut Dewi jumlahnya fluktuatif. Dia sedikit khawatir meninggalnya pasien isoman dapat menjadi klaster penularan. Maka dari itu, jika ada isoman meninggal sebisa mungkin petugas dan relawan yang melakukan penanganan pemulasaraan serta pemakaman.

Pemerintah sendiri saat ini tengah melakukan percepatan vaksinasi. Selain untuk lansia, petugas publik dan kalangan lain saat ini pelajar juga mulai mendapatkan vaksinasi. Seperti halnya di SMK Kesehatan Wonosari, sedikitnya 200 pelajar di sekolah ini mendapatkan vaksin covid dosis pertama dengan jenis Sinovac.

Para pelajar di sekolah ini diutamakan mendapatkan vaksin sebab selama ini diminta membantu pemerintah untuk penyelenggaraan vaksinasi. Kemudian juga ada beberapa siswa yang ditugaskan untuk membantu pemantauan dan pelayanan di Shelter Wanagama.

“Sebagian siswa memang ada yang ditugaskan untuk membantu pemerintah dalam penanganan vaksinasi. Harapannya dengan vaksin yang mereka terima ini bisa meminimalisir terpapar covid dan membentuk kekebalan tubuh mereka,” kata Kepala SMK Kesehatan Wonosari, Sutarman.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler