Pemerintahan
Jamin Penanganan Pasien Covid19, Pemkab Gunungkidul Mulai Fungsikan Shelter Wanagama
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wisma Wanagama yang berada di Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen resmi dimanfaatkan sebagai shelter perawatan pasien positif covid19 di Gunungkidul. Pada Jumat (30/07/2021) siang tadi, Pemerintah Kabupaten dengan Fakultas Kehutanan UMG menandatangani perjanjian kerjasama tersebut. Adapun untuk saat ini, kapasitas shelter ini masih berada pada kisaran 50 tempat tidur. Akan tetapi nantinya jika kondisi dirasa mendesak, kapasitas Shelter Wanagama bisa ditambah menjadi lebih dari 100 tempat tidur. Diharapkan nantinya, dengan keberadaan shelter ini, bisa menambah pelayanan kesehatan bagi warga Gunungkidul yang terserang virus.
Kepala Dinas Sosial, Siwi Iriyanti mengungkapkan, shelter di Wisma Wanagama ini akan merawat pasien positif covid19 dengan kategori gejala ringan dan tanpa komorbid. Jika pasien kemudian mengalami peningkatan gejala menjadi sedang, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Kita lakukan penanganan untuk yang gejala ringan. Di shelter ini ada petugas jaganya baik tenaga kesehatan dan relawan untuk memantau perkembangan kondisi para pasien,” ujar Siwi, Jumat (30/07/2021).
Ia menambahkan, pada awal dioperasikan, saat ini Shelter Wanagama memiliki kapasitas sebanyak 50 tempat tidur. Namun nantinya jika diperlukan, sangat memungkinkan untuk ditambah menjadi lebih dari 100 tempat tidur. Sebab di bagian belakang masih ada beberapa kapel yang bisa dimanfaatkan. Begitu pula dengan aula yang ada, juga bisa disekat-sekat untuk merawat pasien-pasien covid19.
“Masih bisa ditambah tempat tidurnya. Tadi untuk awalan sudah terisi 8 orang. Tapi karena ada 1 orang yang sesak nafas, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Dalam perjanjian pemanfaatan Wisma Wanagama ini akan diuji coba selama 3 bulan ke depan. Harapannya, dalam 3 bulan tersebut laju penularan covid19 di Gunungkidul sudah terkendali. Adapun Wisma Wanagama sendiri sempat dioperasikan pada tahun 2020 lalu. Namun saat itu lantaran laju kasus bisa terkendali, pada akhirnya hanya dimanfaatkan kurang lebih 1 bulan saja.
Karena lokasi tersebut merupakan tempat yang biasanya digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga perlu adanya pengisian kas. Maka dari itu pemerintah juga harus mengisi kas dengan biaya kurang dari 100 juta untuk memanfaatkan Wisma sebagai shelter terpadu.
“Iya kita manfaatkan BTT untuk pengisian kas. Ini kan kerjasama tentu ada operasional yang harus dikeluarkan,” jelas dia.
Dalam pemenuhan kebutuhan permakanan para pasien covid19, nakes dan relawan yang bertugas, Pemkab Gunungkidul mendapatkan bantuan permakanan dari Pemda DIY. Begitu pula, pemerintah kabupaten juga menyiapkan anggaran untuk permakanan tersebut.
“Dengan pengoperasian shelter terpadu di Wanagama, saat ini Gunungkidul memiliki dua shelter terpadu, yaitu di Wisma Wanagama ini dan satu lagi di Kalurahan Petir, Kapanewon Rongkop,” imbuh Siwi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada pihak UGM atas kerjasama yang dijalin. Hal ini sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terpapar covid19. Menurut Sunaryanta, di Gunungkidul sendiri saat ini terdapat lebih dari 2.000 kasus aktif covid19. Sebagian pasien menjalani isolasi mandiri dan sebagian lagi mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Pemerintah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk penanganan masyarakat yang terpapar covid19,” kata Sunaryanta.
Tren kasus covid19 beberapa hari terakhir ini cenderung menurun. Data dari Dinas Kesehatan Gunungkidul, sampai dengan Jumat ini ada 14.188 yang terpapar covid19. Dari jumlah tersebut rinciannya 11.072 orang sudah dinyatakan sembuh, 2.373 orang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri, serta 743 orang meninggal dunia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
