fbpx
Connect with us

Sosial

Ratusan Pasutri KK Tempel Dapat Bantuan Pembangunan Rumah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ratusan pasang suami istri yang masih tinggal bersama orang tua mendapatkan bantuan bahan bangunan senilai puluhan juta untuk membangun rumah mereka sendiri. Pada tahapan kali ini, pemerintah menyasar dua kapanewon di Gunungkidul, yakni Playen dan Semin.

Kepala Bidang Perumahan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bambang Antono menjelaskan, pihaknya menyasar 161 pasangan suami istri yang masih masuk KK temple. Mereka mendapatkan bantuan bahan bangunan senilai Rp 30 juta dan uang tunai untuk pembangunan sebesar Rp 5 juta rupiah.

“Bantuan rumah ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sudah kami realisasikan sejak Agustus kemarin, kami terus melakukan pemantauan proses pembangunannya,” jelas Bambang, Selasa (08/09/2020).

Pembangunan sendiri dilakukan oleh masyarakat sekitar yang dibentuk kelompok. Kelompok kemudian menunjuk toko bangunan untuk pengadaan material.

Berita Lainnya  Ratusan Rumah Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor Siklon Cempaka, 80 KK Harus Direlokasi

Ditransfer langsung dari APBD ke toko bangunan tersebut,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, penerima bantuan pembangunan rumah baru ini harus memiliki pendapatan minim Upah Minimum Regional. Selain itu mereka juga harus memiliki sebidang tanah dan sanggup membuat pondasi.

“Aturannya memang demikian, jadi ada surat bermaterai yang disepakati penerima bantuan,” kata dia.

Saat disinggung pembangunan baru pada 2021, Bambang mengaku belum mengetahui secara pasti. Pihaknya belum bisa memberi informasi mengenai jumlah calon penerima bantuan.

“Kami masih dalam koordinasi dengan dinas provinsi,” imbuh Bambang.

Terpisah, salah satu warga di Kecamatan Playen, Novi mengaku terbantu dengan pembangunan rumah baru ini. Dikatakannya, ia sudah lebih dari lima tahun hidup dengan keluarga besar di rumah mertua.

Berita Lainnya  Ilmu Titen Petani Mulai Tak Mempan Hadapi Perubahan Suhu dan Hujan Ekstrem

“Kalau nunggu kumpul uang ya sangat sulit, tahun lalu diverifikasi ternyata saya terdaftar sebagai penerima bantuan pembangunan baru,” tutup Novi.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler