fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ratusan Pedagang Pasar Argosari Segera Divaksin Covid19

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul akan segera melakukan vaksinasi kepada pedagang di Pasar Argosari mulai Sabtu (13/03/2021) mendatang. Sedikitnya, ada 600 pedagang yang direncanakan akan mendapatkan vaksinasi tersebut.

Kepala Bidang Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Ari Setiawan menuturkan berdasarkan pendataan yang dilakukan, sudah ada 600 orang dari 800 pedagang yang akan divaksin oleh petugas. Sesuai dengan kebijakan yang berlaku, pada vaksinasi tahap kedua ini, pelayan publik menjadi golongan utama yang mendapatkan vaksin.

“Pedagang kan termasuk yang banyak bertemu orang. Jadi menjadi salah satu sasaran vaksinasi,” paparnya, Jumat (12/03/2021) siang.

Dengan demikian diharapkan para pedagang ini memiliki proteksi diri yang lebih. Meski nantinya telah melakukan vaksinasi, mereka juga tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Kita sudah ada koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan memberikan sosialisasi kepada para pedagang,” sambungnya.

Rencananya vaksinasi akan terus dilakukan hingga seluruh pedagang tervaksin. Saat ini, Disperindag masih melakukan pendataan terhadap calon penerima vaksin. Total sasaran vaksin sendiri kurang lebih 10.860 pedagang yang masuk daftar penerima. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena data baru menyasar kepada pemilik kios, los dan pelataran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan, data sementara sasaran vaksin untuk sektor pelayanan publik ada 65.643 orang. Saat ini, vaksinasi masih berlanjut dilakukan oleh pemerintah. Adapun dari jumlah penerima yang terdaftar, baru 9,28 persen yang mendapatkan vaksin.

“Masih berlangsung ini di rumah sakit, klinik, maupun puskesmas. Sedangkan untuk yang tenaga medis sudah selesai,” ucap Dewi Irawaty.

Tahun ini, Dinas Kesehatan Gunungkidul menargetkan 70 persen penduduk di Gunungkidul tervaksin. Namun demikian, pelaksanaannya bergantung dengan pasokan vaksin yang diperoleh dari Dinas Kesehatan DIY.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler