Pemerintahan
Raup Poin Tertinggi, Desa Kemadang Ditahbiskan Jadi Desa Terbaik Se-DIY
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Prestasi mentereng berhasil ditorehkan oleh Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari dalam Lomba Desa tingkat provinsi yang mereka ikuti. Desa yang masyur dengan kawasan wisata pantainya ini berhasil menjadi yang terbaik mengalahkan perwakilan dari Kulon Progo, Bantul dan Sleman. Dengan hasil ini, maka Desa Kemadang akan mewakili DIY dalam ajang yang sama untuk tingkat nasional.
Dari hasil penilaian dari dewan juri, Desa Kemadang berhasil mengalahkan Desa Gerbosari, dari Kabupaten Kulon Progo yang menduduki peringkat kedua. Perolehan nilai yang dicapai keduanya pun cukup tipis. Desa Kemadang berhasil mengantongi 5.573 poin sementara Desa Gerbosari memperoleh 5.319 poin.
Di posisi ketiga dan keempat diduduki oleh Desa Ngestiharjo dari Kabupaten Bantul dan Desa Wukirsari dari Kabupaten Sleman.
Dipastikannya kemenangan tersebut tak urung membuat Kepala Desa Kemadang, Sutono kegirangan. Menurut Sutono, status jawara ini tak lain dan tak bukan merupakan hasil kerja keras dari seluruh warga Kemadang. Status ini menjadi kebanggan warga Desa Kemadang. Dirinya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga selama proses penilaian yang sangat kompak dan ikut serius mempersiapkan perlombaan ini.
"Hal ini merupakan buah atas kerja keras warga Kemadang yang selama ini konsisten berperan dalam jalannya pemerintahan," ujar Sutono, Jumat (29/06/2018).
Disinggung mengenai resep menjadi juara, Sutono mengaku tidak ada persiapan khusus yang disiapkan. Sebab selama ini semua proses baik itu administrasi dan maupun pembangunan memang sudah ada sejak dari dulu.
"Tidak ada yang istimewa, sebab apa yang ada saat ini tidak dibuat-buat. Memang begini adanya," lanjut Sutono.
Selain itu, Sutono menambahkan, capaian lomba kali ini merupakan kali kedua gelar tersebut dibawa ke pesisir selatan Gunungkidul. Namun demikian, dengan perolehan ini tentu mejadikan pihaknya harus terus berbenah diri agar apa yang ada dapat terus dipertahankan hingga tahun-tahun mendatang.
"Sepertinya tahun ini tidak ada lomba desa tingkat nasional. Namun demikian, jikapun ada tentu kami siap," pungkas dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
