Sosial
Rekor Penambahan Kasus Harian di Gunungkidul, 409 Orang Positif Covid19
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perkembangan situasi penularan covid19 di Gunungkidul terus memburuk. Dalam 2 minggu terakhir ini, tak ada trend penurunan jumlah kasus per harinya. Bahkan, terjadi peningkatan yang cukup signifikan berkaitan dengan penambahan kasus. Pada Minggu (04/07/2021) ini, Kabupaten Gunungkidul kembali mencatatkan rekor penambahan kasus harian covid19. Tercatat penambahan kasus pada hari Minggu ini mencapai 409 kasus. Adanya penambahan kasus ini juga diikuti dengan tingginya angka kematian yang terjadi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dengan penambahan 409 kasus pada hari Minggu ini, total saat ini ada 2.879 kasus aktif covid19 di Gunungkidul. Para pasien sendiri tersebar di seluruh kapanewon. Total selama pandemi ini ada 7.752 kasus di mana 4.567 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 306 orang meninggal dunia.
“Hari ini ada tambahan 409 kasus dan kasus meninggal sebanyak 11 orang,” ucap Dewi Irawaty, Minggu malam.
Lebih lanjut ia mengatakan, angka kematian akibat covid19 di Gunungkidul tergolong tinggi yaitu mencapai lebih dari 4 persen dari kasus yang ada. Menurutnya selama ini mereka yang meninggal rerata adalah lansia dan tidak memiliki penyakit penyerta. Ia mencontohkan, pada 4 hari terakhir ini saja, ada 46 orang meninggal dunia akibat covid19.
“Inilah yang menjadi PR bagi kita semua,” jelas dia.
Disinggung mengenai klaster yang saat ini aktif, ia menyebutkan jika masih belum terdekteksi klaster baru. Sebab kemungkinan lonjakan ini merupakan hasil tracing dari klaster yang muncul beberapa waktu lalu.
“Satu orang bisa menularkan virus ke banyak orang. Dari 1 orang itu kita lakukan tracing ke 15 orang. Kemungkinan penambahan ini adalah hasil dari tracing yang kita lakukan selama ini,” tutur Dewi.
Berkaitan dengan ketersediaan bed, pemerintah dan rumah sakit terus mengupayakan penambahan tempat tidur untuk melayani pasien covid19. Pun demikian dengan tenaga medis, pemerintah berusaha melakukan rekruitmen relawan.
“Ada sekitar 70 petugas medis yang turut terpapar,” imbuhnya.
Dengan banyaknya kasus terkonfirmasi belakangan ini, Dinas menekankan kepada masyarakat untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan dan lebih diperketat lagi. Selama PPKM Darurat yang diterapkan, harapannya bisa mengerem penyebaran dan penularan covid19 di Gunungkidul.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
