Sosial
Menanti Kesembuhan Pasien Positif Corona Pertama di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih menunggu perkembangan hasil lab pasien positif corona asal Kecamatan Ponjong. Kendati demikian, pemerintah optimis bahwa pasien akan dinyatakan negatif dan berarti sembuh. Saat ini, kondisi yang bersangkutan terus membaik dan nyaris tak ada keluhan.
Diceritakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty, pasien positif corona sampai dengan saat ini masih terus menjalani isolasi di RSUD Wonosari. Perawatan dan isolasi dilakukan sambil menunggu hasil lab yang saat ini masih dalam antrean.
“Kita masih menunggu hasilnya yang belum keluar,” terang Dewi, Kamis (02/04/2020).
Pihaknya optimis, pasien tersebut akan dinyatakan negatif. Sebab, pasien sendiri selama ini mulai dari sebelum dinyatakan positif, hingga dijemput untuk isolasi diri di RSUD Wonosari kondisinya cukup stabil dan tidak ada keluhan.
“Optimis lah, sejak dipulangkan sampai dijemput dan sekarang itu sudah baik tidak ada keluhan. Kasihan juga kan diisolasi kelamaan gara-gara nunggu hasil lab,” terang Dewi.
Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati memaparkan, satu pasien yang diisolasi oleh RSUD Wonosari sejak 26 Maret kemarin kini dalam keadaan baik. Artinya, pasien tidak terlihat sakit seperti menderita batuk, pusing atau hal lainnya selayaknya orang terjangkit virus corona.
“Kondisinya baik, tidak ada keluhan apa-apa,” kata dia.
Heru menambahkan, selain itu, pasien juga tidak mengalami gangguan saat tidur. Selama isolasi pasien mendapatkan jatah makan sebanyak 3 kali dan kepada pasien tersebut pihaknya juga mengambil swab setiap dua hari sekali.
“Masih menunggu hasil lab, tiap 2 hari diambil swab dan dikirim ke BTKLPP Yogyakarta. Hasilnya keluar 4 sampai 5 hari,” jelas dia.
Pengambilan swab akan dilakukan secara terus menerus hingga pasien dinyatakan negatif. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap kondisi kesehatan pasien.
“Nunggu evaluasi lab swab sampai dua kali dinyatakan negatif,” terang dia.
Data per tanggal 2 April 2020 ini pemerintah mencatat ada 735 berstatus ODP dan 30 orang PDP. Hingga saat ini juga tidak ada penambahan pasien positif.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized4 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
