fbpx
Connect with us

Sosial

Rencana Pelonggaran Masjid Dinanti Umat Muslim

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Rencana pemerintah melalui Mentri Agama untuk melonggrakan akrivitas di tempat ibadah disambut baik sejumlah kalangan. Terutama sejumlah pengurus masjid di Gunungkidul menyetujui hal ini.

Takmir Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari, Andar Jumaelan mengatakan, setelah pemerintah meminta masyarakt untuk tidak melaksanalan sholat jamaah di masjid, banyak kalangan masyarakat yang rindu beribadah di masjid. Menurutnya sudah saatnya masjid dibuka kembali dengan sejumlah persyaratan.

Masyarakat sudah terdukasi dengan upaya pencegahan Covid19, mereka pasti mematuhi protap Covid19 apabila diperbolehkan kembali ke masjid,” ujar Andar, Senin (18/05/2020).

Sejauh ini, jamaahnya mematuhi imbauan pemerintah untuk beribadah di rumah saja sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid19. Masyarakat sudah paham dengan apa yang harus mereka lakukan dimanapun berada termasuk di tempat peribadatan.

Berita Lainnya  Sejak Puluhan Tahun Lalu Sumur Ini Jadi Pahlawan saat Musim Kemarau Tiba

Ketika ada pelonggaran tempat tempat beribadah seperti masjid maka sebenarnya masyarakat sudah memahami dan mengantisipasi adanya pandemi Covid19 tersebut. Masyarakat sudah mengetahui dan memahami siapa bagaimana dan seperti apa warga yang diperkenankan untuk beribadah secara berjamaah di tempat-tempat peribadatan,” jelas dia.

Menurutnya tidak perlu banyak yang harus dikawatirkan dengan adanya pelonggaran tempat-tempat peribadatan tersebut. Namun tentu saja pelanggaran tersebut bukan yang berada di di wilayah yang merupakan zona merah penyebaran covid19 ataupun juga tempat transit orang-orang yang yang melakukan perjalanan.

Satu setengah bulan ini kami tidak berani melaksanakan peribadatan secara berjamaah terutama yang berpotensi mengumpulkan jamaah dalam jumlah yang cukup besar,” ujar Andar.

Pelanggaran tempat-tempat beribadah tersebut memang sudah cocok untuk di masjid-masjid pinggiran. Sementara untuk protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid9 memang sepenuhnya ada di tangan takmir masjid masing-masing.

Berita Lainnya  Konflik Watukodok, Pemdes Kemadang Bantah Memihak Salah Satu Kubu

Salah satu jamaah di Kecamatan Wonosari, Yogo mengatakan, pihaknya menantikan pelonggaran kegiatan ibadah di masjid. Ia mengaku selama ini telah memahami protap kesehatan untuk mencegah penularan Covid19.

Untuk pelonggaran masjid tentu kami tunggu ya, kami sangat rindu ibadah di masjid apalagi ini bulan Ramadhan tinggal beberapabhari saja, biasanya semua kegiatan di masjid,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler