fbpx
Connect with us

Sosial

Puluhan Petugas Medis Jalani Isolasi, Dinas Jamin Pelayanan Tidak Terganggu

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul telah melakukan rapid tes massal kepada lebih dari 1.500 orang sejak 12 Mei 2020 lalu. Diketahui dari jumlah tersebut merupakan tenaga medis di puskesmas dan hasilnya puluhan tenaga medis menunjukkan reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, saat ini ada 30 petugas tenaga medis yang rapid tesnya reaktif. Kepada puluhan tenaga medis tersebut juga telah dilakukan swab untuk menunggu hasil pastinya.

“Jumlah keseluruhan ada 30 tenaga medis di puskesmas di Gunungkidul. Semua sudah di swab tinggal menunggu hasil,” kata Dewi, Minggu (17/05/2020).

Ia mengatakan, puluhan tenaga medis tersebut saat ini juga telah menjalani isolasi. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas tidak mengalami keresahan. Ia menastikan semua petugas yang reaktif menjalani isolasi sesuai protokol yang ada.

Berita Lainnya  Padukuhan Purbosari Ditetapkan Menjadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Meski demikian pihaknya memastikan pelayanan puskesmas tidak akan terganggu. Selain itu masyarakat juga diminta agar tetap tenang dan mengutamakan pola hidup bersih dan sehat.

“Ada yang terasa kurang tapi masih bisa diatur sehingga tidak mengganggu pelayanan,” ucap Dewi.

Sampai saat ini pihaknya telah melakukan rapid tes terhadap 1.163 orang. Hal ini dilakukan untuk mempermudahkan dalam penanganannya.

“Kita akan rapid tes ke 2.000 orang dengan rincian 237 untuk ODP, 2 PDP ringan, 1.020 tenaga medis di Puskesmas, 103 jamaah tabligh, 27 migran dan 610 pendatang dari zona transmisi lokal,” kata dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler