Pariwisata
Resmi, Sejumlah Obyek Wisata Mulai Dibuka Awal Pekan Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata Gunungkidul memastikan, Senin (22/06/2020) besok sejumlah lokasi wisata mulai dibuka. Namun begitu, tahapan pembukaan ini masih dalam taraf uji coba. Surat edaran yang bernomor 556/551 tersebut telah diteruskan kepada unit jasa pariwisata dan pelaku pariwisata. Dalam proses pembukaan ini, para pelaku wisata diminta untuk secara ketat menerapkan protokol keamanan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menuturkan, ada empat lokasi wisata yang diujicobakan dibuka untuk umum. Keempatnya yakni Gunung Api Purba Nglanggeran, Kali Suci, Pantai Baron dan Pantai Kukup. Sejumlah pembatasan diberlakukan di obyek-obyek wisata yang mulai diujicobakan ini.
“Maksimal 100 pengunjung per hari, jumlah ini kami ambil 50% dari hari biasa sebelum covid ada,” ucap Harry, Jumat (19/06/2020) petang.
Selain itu, jam operasional juga dibatasi. Di mana lokasi obyek wisata hanya boleh buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Jumlah kelompok pengunjung pun juga dibatasi sebagai upaya meminimalisir kontak antar kelompok pengunjung.
“Pengelola juga harus mendata nama, alamat dan kontak pengunjung,” imbuh Harry.
Pengelola maupun petugas juga diwajibkan menyediakan lokasi strategis untuk lokasi cuci tangan. Pengelola diminta mengatur peralatan pariwisata di mana satu peralatan hanya boleh digunakan satu pengunjung.
“Pengelola memiliki kewajiban menjamin sterilisasi peralatan yang ada, untuk cave tubing maksimal 10 orang dengan jarak interval waktu 20 menit antar masing-masing kelompok,” papar Harry.
Penyemprotan disinfektan setiap harinya dengan jeda waktu tertentu wajib dilaksanakan. Pengelola diminta menempatkan petugas khusus untuk mastikan bahwa protokol kesehatan sudah terlaksana.
“Mereka juga wajib menyusun panduan protokol kesehatan sebagai sarana informasi bagi wisatawan,” kata dia.
Persyaratan bagi pengunjung yang masuk pun diatur, di mana pengunjung harus memberikan identitas secara lengkap. Selain itu juga memiliki suhu kurang dari 37,3 derajat.
“Mereka (wisatawan) juga wajib menggunakan masker,’ ujarnya.
Sementara itu, Bidang Pemasaran Gunung Api Nglanggeran, Heru Purwanto memastikan pihaknya siap untuk melayani wisatawan. Sejumlah protokol dan panduan lengkap untuk wisatawan sudah dipersiapakan jauh-jauh hari.
“Sudah dipastikan siap tinggal menunggu para wisatawan,” papar Heru.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
