fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ruangan Isolasi Mawar Penuh, RSUD Saptosari Siap Merawat Pasien Positif Covid-19

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ruangan isolasi untuk pasien Covid-19 di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari saat ini telah penuh. Kemungkinan pasien masih akan terus bertambah karena pemeriksaan spesimen masih banyak. Untuk itu, RSUD Saptosari pun kini turut disiapkan untuk perawatan pasien.

Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati mengatakan, RSUD Wonosari saat ini merawat 13 orang terkonfirmasi positif, dan 4 orang PDP. Dengan jumlah pasien tersebut ruangan isolasi Mawar penuh.

“Kapasitas ruangan hanya 15 ruangan dengan 17 tempat tidur. Sementara ruangan isolasi anak ada 2 ruangan penuh,” kata dia, Kamis (14/05/2020).

Pihaknya sudah menyiapkan satu ruangan dengan kapasitas 7 ruangan dengan 14 tempat tidur. Namun demikian, karena ruangan masih dipakai untuk merawat pasien dan rencananya akhir pekan ini baru bisa dilakukan penyiapan ruangan.

Berita Lainnya  Jamin Ketahanan Pangan Masyarakat, Ratusan Kalurahan Miliki Lumbung Pangan

Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena saat ini ada 12 spesimen baru yang dikirimkan ke laboratorium. Dimungkinkan jika ada hasil keluar positif, maka akan menambah jumlah pasien yang harus dirawat. Selain itu, saat ini pemerintah sedang melakukan rapid tes massal dan kemungkinan bertambah pasien positif semakin terbuka.

“Kami bingung mau ditempatkan dimana karena sudah penuh. Yang confirm mau ditempatkan dimana?” kata Heru.

Sementara itu, Direktur RSUD Saptosari Eko Darmawan mengatakan pihaknya siap menampung swab positif asal kondisinya ringan. Namun rapid reaktif yang dirawat disana bisa dialihkan ke tempat lain.

“Untuk pembangunan fisik on progres (RSUD Saptosari dalam proses penyelesaian pembangunan), untuk isolasi masih bisa dilakukan disana,” kata Eko.

Hingga Rabu (14/05/2020) kemarin, total pasien positif Covid-19 di Gunungkidul sebanyak 28 ornag, pasien sembuh 12 orang, dan kasus positif dalam perawatan 16 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) rapid tes reaktif sebanyak 88 orang. PDP masih dalam perawatan sebanyak 6 orang, dan meninggal dunia 20 orang

Berita Lainnya  Blangko Sudah Tersedia, Dukcapil Pastikan Pembuatan e-KTP Lebih Cepat

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler