fbpx
Connect with us

Peristiwa

Rumah Ambruk Rata dengan Tanah, Seorang Pria Diungsikan ke Rumah Keluarga

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Bangunan rumah milik Ngadiran (53) warga Padukuhan Gedali, Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk diketahui roboh rata tanah pada Selasa (24/11/2020) pagi tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, diduga penyebab robohnya rumah tersebut lantaran tiang rumah sudah lapuk.

Kasi Humas setempat Aipda Purwanto mengatakan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Salah seorang warga setempat, Sutini (52) warga padukuhan setempat tengah melintas di sekitar rumah Ngadiran. Ia justru mendapati rumah tersebut sudah dalam kondisi roboh dan rata dengan tanah.

Sutini kemudian melaporkan apa yang ia lihat ke pada warga sekitar untuk dilakukan penanganan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dikarenakan pemilik rumah pagi tadi sedang tidak berada di dalam rumah.

“Tidak ada korban jiwa karena pemilik berada di luar. Kemungkinan karena tiang rumah sudah rapuh,” ujar Aipda Purwanto.

Kerugian diperkirakan mencapai 7 juta rupiah. Pasalnya bangunan rumah yang didominasi kayu itu semua rata dengan tanah. Genting dan barang yang ada di dalam rumah tersebut juga mengalami kerusakan.

Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa mengatakan, rumah tersebut hanya dihuni satu orang yaitu Ngadiran. Diketahui juga yang bersangkutan merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Lantaran rumah roboh rata dengan tanah tersebut kemudian yang bersangkutan saat ini diungsikan ke rumah keluarga lainnya.

“Sekarang ngungsi di rumah budenya di Beji, Patuk,” ucap Kapolsek.

Tokoh masyarakat saat ini juga tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan pembersihan puing-puing rumah roboh tersebut. Dibantu oleh petugas kepolisian dan sejumlah tim relawan rencananya akan segera dilakukan kerjabakti.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler