Connect with us

Peristiwa

Serangan Hewan Liar Kembali Terjadi di Gunungkidul, Belasan Ternak Milik Warga jadi Korban

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Serangan hewan liar ke hewan ternak milik warga kembali terjadi, seperti halnya di Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus. Terdapat belasan ternak kambing milik warga yang dimangsa hewan liar. Akibatnya, masyarakat harus menelan kerugian lantaran ternak yang mati tersebt.

Lurah Purwodadi Sugiyanto membenarkan peristiwa belasan hewan ternak milik warganya mati diduga dimangsa hewan liar sejak akhir Agustus hingga September kemarin. Ada sekitar 12 kambing milik warga yang diserang hewan yang belum diketahui jenisnya itu.

“Sekitar 12 ternak yang dimangsa,” kata Sugiyanto.

Dijelaskannya serangan hewan liar ini terjadi biasa di musim kemarau. Menjadi fenomena tahunan, sehingga masyarakat harus pebih waspada. Tahun kemarin saja ada sekitar 60 an kambing di Kalurahan Purwodadi yang menjadi mangsa. Biasanya ternak yang diserang adalah ternak yang berada di kandang tengah ladang jauh dari pemiliknya.

Berita Lainnya  Water Canon Polisi Semprot Jalur-jalur Protokol di Kota Wonosari

Untuk menghindari serangan yang terus berlanjut, pihaknya memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk membawa pulang hewan ternaknya, karena warga biasa membangun kandang di ladang.

“Agar lebih aman dan antisipasi serangan ternak ini kami minta warga untuk membawa ternak ke kandang yang ada di dekat rumah. Jadi mudah dalam memantaunya,” paparnya.

Terpisah, Penewu Tepus Alsito menambahkan pihaknya mendapatkan informasi adanya serangan hewan liar jni. Hanya saja belum ada laporan resmi dari kelurahan. Dari informasi yang diterimanya, kambing tidak dimangsa habis hanya dimakan sebagian, dan darahnya sampai habis.

“Mudah-mudahan dapat diantisipasi dan tidak separah tahun-tahun sebelumnya,”ujar dia.

Selain itu, masyarakat di pesisir juga selalu menghadapi adanya serangan monyet ekor panjang. Akibatnya tamanan di ladang sering banyak yang rusak dan petani juga merugi.

Berita Lainnya  Film Eksperimen Penyaringan Air Kapur Produksi Santri Gunungkidul ini Terbaik Nasional

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler