fbpx
Connect with us

Pariwisata

Tak Muluk-Muluk, Pemerintah Hanya Targetkan Rp 400 Juta Selama Libur Panjang Pekan Ini

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) yang didapat selama libur mulai dari 28 Oktober sampai 1 November mencapai 400 juta rupiah. Target tersebut tergolong rendah, lantaran bersamaan dengan libur panjang ini masih dalam pandemi covid-19. selain itu, isu gelombang tinggi dianggap juga berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Harry Sukomon mengungkapkan target ini tergolong rendah dan realistis mengingat saat ini masih dalam pandemi covid-19. Pihak dinas menerjunkan sejumlah personil khususnya di obyek wisata dan tempat pemungutan retribusi.

“Target kami selama libur panjang ini 400 juta rupiah dari seluruh obyek wisata,” terang Harry Sukmono, Selasa (27/10/2020).

Pihak yang diterjunkan nantinya diminta untuk mengawasi secara ketat penerapan protokol kesehatan. Sehingga jika ada jumlah wisatawan membludak tidak terjadi penyebaran dan temuan kluster anyar di obyek wisata.

Berita Lainnya  Gabungkan Pertanian Dengan Wisata, Panen Semangka Petani Pampang Tuai Sukses Besar

“Himbauan dan tindakan teguran bagi yang tidak taat pasti dilakukan. Untuk itu kami juga menghimbau wisatawan agar taat dengan protokol.kesehatan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai penerapan e-ticketing, ia mengungkapkan bila saat ini sifatnya masih uji coba. Selain memanfaatkan e-ticketing, wisatawan juga bisa menggunakan aplikasi milik Pemda DIY yaitu visiting Jogja untuk mempermudah pendataan.

“Masih tahap uji coba jadi wisatawan belum begitu familiar dengan model e-ticketing ini,” imbuh dia.

Masih banyaknya wisatawan yang belum paham mengenai aplikasi yang diharapkan mampu menekan kebocoran retribusi ini menjadi evaluasi bagi dinas. Sosialisasi masih sangat diperlukan untuk mengenalkan terobosan anyar pemkab Gunungkidul ini.

“Kalau yang model e-ticketing wisatawan reservasi sekaligus membayar dan mendapatkan kode booking (6 digit)  kode booking ini kemudian di pos tpr akan diverifikasi atau dicocokan kode booking oleh petugas pos. Kalau tidak menggunakan e-ticketing masih bayar manual di TPR,” paparnya.

Nantinya masih akan dilakukan evaluasi untuk menentukan langkah kedepannya. Ia juga mengatakan bila permasalahan jaringan yang dulu dikeluhkan sekarang sudah relatif bagus. Sebelum penerapan e-ticketing, sudah ada penguatan kapasitas jaringan oleh diskominfo Gunungkidul.

Berita Lainnya  Berkunjung ke Festival Kangen Kitiran, Memperkenalkan Kembali Mainan Tradisional Sembari Menikmati Sensasi Berfoto Bersama 10.000 Kitiran

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler