Pariwisata
Tak Muluk-Muluk, Pemerintah Hanya Targetkan Rp 400 Juta Selama Libur Panjang Pekan Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) yang didapat selama libur mulai dari 28 Oktober sampai 1 November mencapai 400 juta rupiah. Target tersebut tergolong rendah, lantaran bersamaan dengan libur panjang ini masih dalam pandemi covid-19. selain itu, isu gelombang tinggi dianggap juga berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Harry Sukomon mengungkapkan target ini tergolong rendah dan realistis mengingat saat ini masih dalam pandemi covid-19. Pihak dinas menerjunkan sejumlah personil khususnya di obyek wisata dan tempat pemungutan retribusi.
“Target kami selama libur panjang ini 400 juta rupiah dari seluruh obyek wisata,” terang Harry Sukmono, Selasa (27/10/2020).
Pihak yang diterjunkan nantinya diminta untuk mengawasi secara ketat penerapan protokol kesehatan. Sehingga jika ada jumlah wisatawan membludak tidak terjadi penyebaran dan temuan kluster anyar di obyek wisata.
“Himbauan dan tindakan teguran bagi yang tidak taat pasti dilakukan. Untuk itu kami juga menghimbau wisatawan agar taat dengan protokol.kesehatan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai penerapan e-ticketing, ia mengungkapkan bila saat ini sifatnya masih uji coba. Selain memanfaatkan e-ticketing, wisatawan juga bisa menggunakan aplikasi milik Pemda DIY yaitu visiting Jogja untuk mempermudah pendataan.
“Masih tahap uji coba jadi wisatawan belum begitu familiar dengan model e-ticketing ini,” imbuh dia.
Masih banyaknya wisatawan yang belum paham mengenai aplikasi yang diharapkan mampu menekan kebocoran retribusi ini menjadi evaluasi bagi dinas. Sosialisasi masih sangat diperlukan untuk mengenalkan terobosan anyar pemkab Gunungkidul ini.
“Kalau yang model e-ticketing wisatawan reservasi sekaligus membayar dan mendapatkan kode booking (6 digit) kode booking ini kemudian di pos tpr akan diverifikasi atau dicocokan kode booking oleh petugas pos. Kalau tidak menggunakan e-ticketing masih bayar manual di TPR,” paparnya.
Nantinya masih akan dilakukan evaluasi untuk menentukan langkah kedepannya. Ia juga mengatakan bila permasalahan jaringan yang dulu dikeluhkan sekarang sudah relatif bagus. Sebelum penerapan e-ticketing, sudah ada penguatan kapasitas jaringan oleh diskominfo Gunungkidul.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa3 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized4 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
