Politik
Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi Masih Angel di Kawasan Pantai, Kominfo Harus Perhatikan Gunungkidul
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masih banyaknya area yang blank spot dari sinyal internet di Gunungkidul menjadi perhatian anggota Komisi 1 DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta. Pandangan tersebut ia sampaikan saat kunjungannya ke Panjerino Coffee, Kapanewon Semanu pada Senin (27/12/2021) kemarin.
Area blank spot khususnya di kawasan wisata pesisir selatan Gunungkidul masih menjadi kendala tersendiri sampai saat ini, terlebih penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang membutuhkan sinyal internet saat masuk kawasan wisata. Tak jarang wisatawan terkendala tidak adanya sinyal internet untuk memindahkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi di beberapa kawasan wisata. Sukamta menyampaikan dirinya terus mendorong agar Gunungkidul terus mendapatkan perhatian dari Kominfo terkait masih adanya area blank spot berupa penambahan Base Transceiver Station (BTS) sebagai stasiun pemancar komunikasi nirkabel jaringan operator.
“Kominfo harus perhatikan Gunungkidul agar internet lancar, ada yang sifatnya penambahan BTS tapi ada juga program-program berupa WiFi untuk daerah blank spot,” ucapnya saat ditemui.
Menurutnya, adanya BTS akan lebih permanen dan dapat mencakup wilayah yang lebih luas. Sedangkan WiFi menurutnya diperlukan untuk tempat-tempat yang skalanya lebih kecil seperti kawasan pariwisata.
“Kita perjuangkan supaya ada. sebagian itu sudah, tentu yang lain nanti terus kita data wilayah blank spot untuk kita perjuangkan,” sambung Sukamta.

Sementara itu, Koordinator TPR Baron, Supardi, mengungkapkan hingga saat ini dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi masih terkendala tidak adanya sinyal internet di pos-pos pintu masuk kawasan wisata di wilayahnya. Penerapan aplikasi PeduliLindungi berjalan kurang maksimal sehingga untuk menyiasatinya petugas melakukan screening menggunakan kartu vaksin wisatawan yang akan berkunjung.
“Nggeh, sinyal jelek. Hampir di semua pos terkendala begitu, kami menggunakan kartu vaksin untuk screening wisatawan,” tandas Supardi.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized2 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
