Uncategorized
Sebelas Kapanewon di Gunungkidul Rawan Banjir
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belakangan ini, hujan hampir setiap hari mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Gunungkidul. Menindak lanjuti hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah memetakan sejumlah lokasi yang rawan bencana utamanya bencana banjir.
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian BPBD Gunungkidul, Agus Wibowo memgatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah yang rawan terjadi banjir di musim penghujan ini. Wilayah yang rawan antara lain Patuk, Playen Wonosari, Semin, Ngawen, Panggang, Purwosari, Saptosari, Semanu, Rongkop hingga Girisubo.
“Enam kapanewon tersebut berpotensi banjir karena merupakan jalur aliran Sungai Oya, kalau Wonosari potensinya banjir genangan sementara Panggang, Purwosari, Saptosari, Semanu, Rongkop hingga Girisubo wilayahnya pegunungan, dan kalau banjir potensinya menggenangi wilayah yang berada di cekungan ,” jelas Agus, Sabtu (20/02/2021).
Agus menambahkan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan menyadarkan masyarakat untuk melancarkan saluran air. Membersihkan sampah di selokan dan juga luweng. Imbauan juga intens ia lakukan dengan menyampaikan melalui radio, medsos dan juga pertemuan.
“Sifat banjir di Gunungkidul lebih pada genangan, air tidak bisa terserap dengan baik. Waktu genangan air juga tidak lama,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Edy Basuki mengatakan, tahun ini BPBD Gunungkidul menganggatkan Rp. 235juta untuk menangani dampak bencana. Adapun anggaran sendiri yakni logistik dan makanan Rp 75 juta, bantuan stimulan Rp 100 juta dan sewa alat berat Rp 60 juta.
“Personil kami 24 orang juga stabdby, meskipun tergolong terbatas untuk penanganan dampak bencana karena wilayah Gunungkidul yang luas,” ungkap Edy.
Dikatakan Edy, selain banjir dampak bencana yang memgancam Gunungkidul yakni tanah longsor dan juga pohon tumbang. Untuk itu pihaknya meminta masyarakat untuk selalu waspada.
“Kami juga meminta masyarakat untuk melakukan penebangan pohon yang berada di sekitar rumah secara mandiri, jika kesulitan bisa meminta tolong kepada pemerintah kalurahan,” tandas Edy.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
