fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sebut Tak Picu Kerumunan, Pemkab Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilihan Lurah

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Tahapan proses Pemilihan Lurah (Pilur) serentak yang dijadwalkan pada bulan Oktober 2021 mendatang masih terus berjalan. Meskipun masih dalam masa pandemi covid19 dan sempat adanya wacana tentang penundaan pelaksanaan Pilur serentak, namun hal tersebut tidak mempengaruhi jalannya tahapan Pilur. Proses tahapan Pilur Serentak sendiri akhir bulan ini memasuki masa krusial yakni tahapan pendaftaran bakal calon lurah.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M Farhan, menyampaikan, Menteri Dalam Negeri sebenarnya sempat mengeluarkan Inmendagri terkait penundaan tahapan Pilur. Namun, kebijakan tersebut tidak mempengaruhi tahapan-tahapan yang telah dilaksanakan karena dalam pelaksanaannya tidak berpotensi memicu adanya kerumunan.

“Tahapan pelaksanaan Pilur di Gunungkidul baru penyusunan daftar pemilih, tidak ada masalah untuk terus dilanjutkan,” ujarnya, Senin (23/08/2021) siang.

Pilur serentak di Gunungkidul sendiri akan diselenggarakan di 58 kalurahan pada Oktober mendatang.

“Sementara tidak ada perubahan rencana, tunggu perkembangan pandemi sampai akhir September nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Kalurahan Wareng masih bersiap dalam menyelenggarakan Pilur serentak pada Oktober mendatang. Panitia pemilihan lurah Kalurahan Wareng kini tengah mempersiapkan tahapan-tahapan selanjutnya agar pelaksanaan Pilur dapat berjalan lancar.

Ketua Panitia Pemilihan Lurah Kalurahan Wareng, Wasdani, mengungkapkan jika pihaknya telah melaksanakan sosialisasi Pilur kepada masyarakat di enam padukuhan. Tak lupa dalam pelaksanaannya, prokes dilaksanakan secara ketat agar sesuai dengan tujuan pemerintah dalam mengurangi penularan covid19.

“Tahapan sekarang sudah dimulai sosialisasi tatap muka ke warga dengan kapasitas maksimal 30 orang, selain itu sosialisasi juga dilangsungkan melalui zoom meeting,” ucapnya.

Disinggung mengenai kendala yang dihadapi, ia menyampaikan jika sejauh ini belum menemukan kendala yang berarti. Dalam pelaksanaan tahapan-tahapan Pilur pihaknya mengikuti kebijakan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Sementara tidak ada kendala, alhamdulillah berjalan lancar. Semua dengan prokes pembatasan kehadiran dan maksimal waktunya dua jam,” beber dia.

Kini pihaknya tengah mempersiapkan pencocokan dan penelitian terkait daftar pemilih dalam Pilur nantinya. Serta sedang menyiapkan tahapan penerimaan pendaftaran bakal calon lurah.

“Tahapan selanjutnya coklat daftar pemilih dan pendaftaran lurah pada tanggal 30 Agustus nanti,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler