Pemerintahan
Sebut Tak Picu Kerumunan, Pemkab Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilihan Lurah
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahapan proses Pemilihan Lurah (Pilur) serentak yang dijadwalkan pada bulan Oktober 2021 mendatang masih terus berjalan. Meskipun masih dalam masa pandemi covid19 dan sempat adanya wacana tentang penundaan pelaksanaan Pilur serentak, namun hal tersebut tidak mempengaruhi jalannya tahapan Pilur. Proses tahapan Pilur Serentak sendiri akhir bulan ini memasuki masa krusial yakni tahapan pendaftaran bakal calon lurah.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M Farhan, menyampaikan, Menteri Dalam Negeri sebenarnya sempat mengeluarkan Inmendagri terkait penundaan tahapan Pilur. Namun, kebijakan tersebut tidak mempengaruhi tahapan-tahapan yang telah dilaksanakan karena dalam pelaksanaannya tidak berpotensi memicu adanya kerumunan.
“Tahapan pelaksanaan Pilur di Gunungkidul baru penyusunan daftar pemilih, tidak ada masalah untuk terus dilanjutkan,” ujarnya, Senin (23/08/2021) siang.
Pilur serentak di Gunungkidul sendiri akan diselenggarakan di 58 kalurahan pada Oktober mendatang.
“Sementara tidak ada perubahan rencana, tunggu perkembangan pandemi sampai akhir September nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Kalurahan Wareng masih bersiap dalam menyelenggarakan Pilur serentak pada Oktober mendatang. Panitia pemilihan lurah Kalurahan Wareng kini tengah mempersiapkan tahapan-tahapan selanjutnya agar pelaksanaan Pilur dapat berjalan lancar.
Ketua Panitia Pemilihan Lurah Kalurahan Wareng, Wasdani, mengungkapkan jika pihaknya telah melaksanakan sosialisasi Pilur kepada masyarakat di enam padukuhan. Tak lupa dalam pelaksanaannya, prokes dilaksanakan secara ketat agar sesuai dengan tujuan pemerintah dalam mengurangi penularan covid19.
“Tahapan sekarang sudah dimulai sosialisasi tatap muka ke warga dengan kapasitas maksimal 30 orang, selain itu sosialisasi juga dilangsungkan melalui zoom meeting,” ucapnya.
Disinggung mengenai kendala yang dihadapi, ia menyampaikan jika sejauh ini belum menemukan kendala yang berarti. Dalam pelaksanaan tahapan-tahapan Pilur pihaknya mengikuti kebijakan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Sementara tidak ada kendala, alhamdulillah berjalan lancar. Semua dengan prokes pembatasan kehadiran dan maksimal waktunya dua jam,” beber dia.
Kini pihaknya tengah mempersiapkan pencocokan dan penelitian terkait daftar pemilih dalam Pilur nantinya. Serta sedang menyiapkan tahapan penerimaan pendaftaran bakal calon lurah.
“Tahapan selanjutnya coklat daftar pemilih dan pendaftaran lurah pada tanggal 30 Agustus nanti,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
