Pendidikan
Sekolah Akhirnya Mulai Diperbolehkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menyusul dengan diperbolehkannya penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul telah mengeluarkan surat edaran yang berisi tentang pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan di masa PPKM level 3 di Kabupaten Gunungkidul. Dalam surat tersebut, satuan pendidikan dari PAUD hingga SMP di Gunungkidul telah diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka. Meski begitu, diberlakukan berbagai syarat yang harus dipenuhi oleh sekolah-sekolah tersebut.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, mengungkapkan, sesuai surat edaran yang berlaku, pihaknya telah mempersilakan satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD) untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Sejumlah persyaratan sendiri harus dipenuhi seperti, jumlah siswa yang mengikuti kurang dari 14 orang atau maksimal 62% hingga 100%.
“Sesuai edarannya, sudah berjalan walau belum 100%,” terang Sumarto, Rabu (15/09/2021) siang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD N Siraman 1, Anjarokhiyah, menyampaikan jika satuan pendidikannya sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas mulai hari Rabu ini. Dalam pelaksanaannya, ia mengungkapkan belum sepenuhnya siswa mengikuti pembelajaran tatap muka. Pada hari ini, pihaknya menyelenggarakan pembelajaran tatap muka sebanyak 3 kelas dan dibagi menjadi dua sesi agar dapat mengatur jarak siswa saat pembelajaran di dalam kelas berlangsung.
“Pertama kali dimulai hari ini, antusias orangtua maupun siswa bisa dibilang cukup tinggi,” ucap Anjar saat ditemui.

Sejak dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh, ia tak memungkiri menghadapi sejumlah hambatan. Seperti tidak meratanya peralatan bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh sehingga menghambat kelancaran siswa dalam pembelajaran. Namun hal itu dapat diantisipasi dengan meminta siswa mengumpulkan tugas secara offline ke sekolah di tempat yang telah disediakan.
“Seperti kepemilikan gawai di mana banyak anak harus berbagi dengan orang tuanya untuk pembelajaran daring. Jadi harus bergantian,” sambungnya.
Sebelum menggelar pembelajaran tatap muka, pihaknya terlebih dahulu meminta persetujuan kepada orang tua untuk melaksanakannya dengan menyebar angket. Selain itu, langkah tersebut juga sebagai upaya screening untuk mengetahui apakah orangtua siswa sudah divaksin atau belum mengingat anak di bawah usia 12 tahun belum dapat melakukan vaksinasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Disdikpora Gunungkidul, Kiswara, melaporkan jika selama dua hari lalu pihaknya telah melaksanakan assesement di 84 SMP di Gunungkidul. Menurut data laporan, hasil dilaksanakannya assesement tersebut cukup memuaskan dan tidak ditemuinya kendala yang dapat menghambat pembelajaran tatap muka terbatas.
“Hari ini sampai Jumat sedang penilaian tengah semester secara daring. Senin minggu depan semoga sudah bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas,” tutup Kiswara.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
