fbpx
Connect with us

Politik

Selisih Tipis dengan Incumbent, Timses Klaim Anti Kumala Sari Duduki Kursi Dewan dari Dapil IV

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Secara berjenjang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara pada Pemilu 2024. Adapun saat ini, real quick masih terus berlangsung di tingkat kapanewon. Sementara dari masing-masing tim sukses (Timses) sejak 14 Februari kemarin sudah melakukan perhitungan cepat. Persaingan antar caleg di dalam partai politik maupun di beda politik pun cukup ketat.

Seperti halnya di daerah pilih (Dapil) IV Gunungkidul yang meliputi Semanu, Rongkop, Girisubo dan Tepus. Selisih antara caleg di Partai Golkar yaitu Anti Kumala Sari dengan Jumiran (incumbent) sangatlah tipis. Timses Anti sendiri mengklaim suara Anti lebih unggul dibandingkan dengan Jumiran. Calag anyar yang mewakili perempuan ini diprediksi akan lolos mendapatkan kursi di DPRD Gunungkidul.

Tim Pemenangan Anti Kumala Sari, Wahyudi mengatakan, dari hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh tim pemenangan menggunakan c hasil salinan Anti mampu meraup 3.896 suara. Jumlah tersebut diklaim lebih unggul dibanding perolehan caleg Partai Golkar lainnya utamanya Jumiran petahana yang memperoleh 3.856 suara.

Berita Lainnya  Nyolong Start Pasang Atribut Kampanye, 7 Parpol Kena Semprit Panwaslu

“Hasil hitungan kami sebagai timses selisihnya tipis hanya 40 suara saja. Ini yang perlu kami kawal. Saya rasa ini sudah 100 persen Anti yang lolos mendapatkan kursi dewan dari dapil IV untuk Partai Golkar,” papar Wahyudi, Senin (19/02/2024).

Ia mengatakan, di dapil IV ini ada 3 caleh yang mendapatkan suara masyarakat mencapai ribuan. Di urutan pertama suara terbanyak yaitu Anti Kumala Sari, disusul oleh Jumiran yang hanya selisih tipis dan diurutan ketiga yaitu Suro Triwibowo dengan perolehan 1841 suara.

Dirinya mengakui pertarungan di Dapil IV sendiri tergolong cukup ketat dan sengit. Meski Anti merupakan caleg anyar namun perolehan ini merupakan hasil yang cukup memuaskan dan bisa mengalahkan petahana. Dirinya juga tidak menampik jika persaingan di masing-masing partai juga cukup ketat, sebab suara yang diperoleh para caleg juga cukup gemuk.

Berita Lainnya  Identitas Ratusan Warga Karangwuni Dicatut Dukung Pasangan Calon Bupati Perseorangan

“Ini masih terus kami pantau dan kawal ketat untuk perhitungan langsungnya. Kami antisipasi adanya kecurangan dan hal-hal yang bisa merugikan,u ntuk itu kami berharap, seluruh tim sukses untuk bersama-sama mengawal perolehan suara hingga penetapan oleh KPU nantinya,” ucap Wahyudi.

Dijelaskan, Anti Kumala Sari merupakan kader anyar partai yang memiliki semangat tinggi untuk mewakili perempuan di Gunungkidul agar terjadi perubahan kualitas sumberdaya manusia yang unggul dan maju. Mampu menghadapi semakin majunya daerah yang semakin modern.

“Mewakili mbak Anti kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih Anti sebagai wakilnya. Kedepan jika telah terlantik, pihaknya juga akan turut mengawal aspirasi dari masyarakat,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, perhitungan suara baik secara langsung maupun cepat masih berlangsung. Dirinya tidak memungkiri bila di dapil IV persaingan cukup ketat di partainya, selisih antara caleg anyar dan petahana sendiri sangat tipis.

Berita Lainnya  Hasil Perbaikan Data, Pemilih Dalam Pemilu 2019 di Gunungkidul Bertambah Hingga Ribuan Orang

“Untuk dapil IV ini memang cukup sengit, selisihnya tipis. Maka kita tunggu saja siapa yang unggul tapi tetep hanya 1 kursi,” jelas Heri.

Ia mengatakan hitung cepat yang dilakukan oleh Partai Golkar, pada kontestasi demokrasi tahun 2024 ini Golkar diperkirakan mendapat 6 kursi dengan rincian 2 kursi ada di dapil 3 kami mendapat 14.563 suara,” tutup Heri Nugroho.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler