fbpx
Connect with us

Peristiwa

Seminggu Pertama Operasi Patuh, Ratusan Pengguna Jalan Ditilang Polisi

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Ratusan pelanggar dikenai sanksi dalam sepekan dilaksanakannya Operasi Patuh Progo tahun 2023 di Kabupaten Gunungkidul. Pelanggar didominasi kendaraan roda dua yang mana kurangnya atribut pengamanan saat berkendara.

Kaur Bin Ops, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Ristanto, mengatakan, operasi patuh progo sudah berjalan sejak 10 Juli lalu yang mana sudah ratusan pelanggar terjaring dalam pelaksanannya. Pihaknya sudah memberikan 259 tindakan tilang kepada pelanggar.

Menurutnya, pengendara roda dua menjadi pelanggar terbanyak untuk sementara ini dengan 227 orang, kemudian pelanggar dari pengemudi kendaraan roda empat mencapai 32 orang.

“Sanksi berupa tilang sampai teguran, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua yang jenis pelanggarannya pun macam-macam,” ungkap Kaur Bin Ops, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Ristanto, Rabu (19/07/2023).

Ia mengungkapkan, dalam operasi yang dilakukan paling banyak pelanggar ialah kurang melengkapi atribut keamanan berkendara serta komponen kendaraan yang kurang lengkap seperti plat nomor kendaraan hingga spion. Setelah dilakukan tilang, pelanggar akan diminta untik melengkapi kekurangan komponen kendaraannyaa .

Berita Lainnya  Kapal Terbalik Dihempas Ombak, Satu Nelayan Tewas Tenggelam

“Misal atribut keamanan itu tidak memakai helm, operasi ini masih berlangsung hingga 23 Juli mendatang. Diharapkan pengendara bisa tertib dalam berlalu lintas,” jelas Ristanto.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri, mengatakan dalam operasi patuh progo tahun ini ada tujuh pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas. Adapun diantaranya pemakaian knalpot brong, penggunaan strobo yang tidak sesuai peruntukannya, hingga tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak sesuai karena dimodifikasi.

“Kemudian sasaran lainnya pengendara dibawah umur dan juga perilaku berkendara menjadi sasaran operasi,” jelas Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri.

Dengan dilaksanakannya operasi patuh progo ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengendara dalam ketertiban berlalulintas. Menurutnya, dengan semakin tertibnya pengendara maka bisa menekan terjadinya angka kecelakaan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler