Peristiwa
Sempat Dikira Boneka, Pemancing Temukan Mayat di Aliran Sungai Dong Loke
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu digegerkan dengan adanya penemuan mayat pada Jumat (24/12/2021) petang tadi. Mayat yang diduga kuat merupakan seorang perempuan tersebut ditemukan terapung di aliran sungai Dong Loke di Padukuhan Nitikan Timur, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu. Warga dibantu petugas telah mengevakuasi mayat tersebut. Saat ini jenazah tersebut telah berada di ruang janazah RSUD Wonosari untuk pengecekan dan identifikasi kondisi lebih lanjut oleh petugas.
Informasi yang berhasil dihimpun, mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh Ambar Suryanto salah seorang warga sekitar. Saat itu, saksi sedang memancing di aliran sungai Dong Loke di Padukuhan Nitikan Timur. Samar-samar, ia melihat baju dan kepala yang terapung di aliran sungai. Awalnya, hal tersebut sempat tak dihiraukan oleh Ambar lantaran dia beranggapan bahwa itu boneka. Namun lama kelamaan, saksi yang penasaran lantas memberanikan diri untuk mengeceknya.
Kagetlah saksi setelah dicek, ternyata sosok yang dilihatnya adalah mayat manusia. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semanu dan pamong setempat. Adapun kabar penemuan mayat ini sendiri langsung beredar begitu cepat sehingga banyak warga yang berdatangan untuk melihat dari dekat. Saat ditarik ke tepian, kondisi mayat sendiri sulit untuk dikenali. Bagian wajah sudah agak mengalami kerusakan.
Tak berselang lama, kemudian dilakukan evakuasi oleh sejumlah petugas kepolisian dan warga. Jenazah wanita naas ini lantas dibawa ke RSUD Wonosari untuk identifikasi lebih lanjut.
“Tidak ada identitas yang ditemukan. Tadi setelah dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Wonosari untuk identifikasi dari medis dan kepolisian,” papar Carik Semanu, Suhartanto saat dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami terkait dengan identitas mayat perempuan dengan ciri-ciri menggunakan baju panjang berwarna hitam tersebut. Data-data pendukung pun juga mulai dikumpulkan oleh pihak kepolisian.
“Untuk ciri-cirinya kondisi mayat sudah kembung, masih lengkap dengan pakaiannya tapi untuk wajah sudah agak rusak. Dari penglihatan awal, diduga sudah berusia cukup lanjut,” imbuh dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
