Peristiwa
Sempat Lari Dari IGD RSUD, Pasien Covid Ditemukan Meninggal Dunia di Selokan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang laki-laki ditemukan tergeletak tidak bernyawa di selokan air di depan RSUD Wonosari, Jalan Ksatrian Padukuhan Jeruksari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari pada Sabtu (03/07/2021) pagi tadi. Belum diketahui secara pasti penyebab pria tersebut meninggal dunia. Namun demikian, yang bersangkutan pada Jumat (02/07/2021) malam diketahui sempat kabur dari ruang perawatan covid IGD RSUD Wonosari.
Informasi yang berhasil dihimpun, penemuan mayat tersebut diketahui sekitar jam 09.30 WIB. Di jam tersebut seorang pekerja RSUD Wonosari yang tengah memanasi jenset rumah sakit mendapat laporan dari warga jika ada sesosok orang yang tergeletak tak bergerak di selokan depan bekas bangunan IGD RSUD Wonosari. Pekerja ini kemudian memanggil temannya dan Ketua Satpam RSUD Wonosari untuk melakukan pengecekan.
Ternyata benar adanya, seorang laki-laki tergeletak tak bergerak di dalam selokan tersebut. Kemudian Ketua Satpam berkoordinasi dengan dokter, PMI, Polres Gunungkidul, dan Koramil setempat untuk dilakukan proses evakuasi.
“Tubuhnya sudah kaku. Kemungkinan meninggal sudah 4 jam sebelum ditemukan oleh warga,” kata Kanit Reskrim Polsek Wonosari, AKP Sofyan Susanto saat dikonfirmasi.
Sesaat setelah dievakuasim, jenazah kemudian dibawa ke ruang mayat RSUD Wonosari. Menurut Sofyan, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Saat ditelusuri identitasnya, mayat itu kemudian berhasil diidentifikasi sebagai Agus Sumarno (39) warga Padukuhan Getas, Kalurahan Getas, Kapanewon Playen. Dari tubuh korban, diketahui masih terpasang selang kateter.

“Untuk tubuh yang bersangkutan diperiksa oleh tim Inafis Polres Gunungkidul. Tadi kami juga minta keterangan dari pihak keluarga,” imbuhnya.
Pada saat penemuan mayat ini di depan RSUD banyak orang yang mendekat untuk melihat apa yang terjadi. Petugas dari Kodim dan Polres kemudian berusaha meminimalisir terjadinya kerumunan, sehingga dilakukan tindakan.
Sementara itu, Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru mengungkapkan Agus Sumarno merupakan pasien di IGD Wonosari dengan status rapid antigen positif dan sudah terkonfirmasi positif covid19. Pada Jumat malam yang bersangkutan justru melarikan diri dari IGD. Menurut Heru, korban sendiri sebelumnya mengeluhkan tentang sesak nafas yang dialaminya.
“Iya hasilnya positif terkonfirmasi covid19,” ucap Heru.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
