Connect with us

Pemerintahan

Sholat Idul Fitri Boleh Dilakukan di Masjid dan Lapangan, Ini Syarat dari Kemenag

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 2021 dalam situasi dan kondisi pandemi. SE ini dikeluarkan sebagai panduan dalam penyelenggaraan ibadah umat islam di Hari Raya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi mengatakan dalam penyelenggaran sholat Id berjamaah harus tetap dibatasi sekitar 50 persen dari kapasitas yang ada. Bagi wilayah yang masuk zona hijau dan kuning diperbolehkan menyelenggarakan di masjid maupun lapangan.

Dalam pelaksanaannya panitia harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, peserta sholat idul fitri juga wajib mematuhi ketentuan yang berlaku. Panitia harus selalu melakukan pemantauan, dan bertanggung jawab atas protokol kesehatan.

Berita Lainnya  Sudah Mulai Hujan, Status Darurat Kekeringan di Gunungkidul Resmi Dicabut

“Zona hijau dan kuning yang diperkenankan untuk menyelenggarakan sholat idul fitri di masjid maupun lapangan,” paparnya.

Sedangkan untik wilayah yang masuk zona merah tidak diperbolehkan menyelenggarakan sholat berjamaah di masjid atau lapangan. Masyarakat diminta untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

“Kami sudahberkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terkait kebijakan ini. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti oleh Kapanewon dan Kalurahan,” imbuhnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto juga meminta agar Satuan Tugas (Satgas) di kapanewon dan kalurahan bekerja lebih efektif. Terutama menyangkut Ramadan dan Idul Fitri.

“Seluruh kegiatan masyarakat perlu dipantau dan diawasi agar tak terbentuk kluster baru,” kata Heri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meminimalisir kegiatan silahturahmi Idul Fitri yang melibatkan banyak orang. Surat Edaran Kemendagri sendiri juga menyebutkan bahwa ASN dilarang open house saat lebaran nanti. Menurutnya, kegiatan halal bihalal bisa dilakukan dengan komunikasi virtual.

Berita Lainnya  Duduki Nilai Tertinggi, Smart City di Gunungkidul Dapat Pendampingan Langsung Dari Kemenkominfo

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler