fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sholat Idul Fitri Boleh Dilakukan di Masjid dan Lapangan, Ini Syarat dari Kemenag

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 2021 dalam situasi dan kondisi pandemi. SE ini dikeluarkan sebagai panduan dalam penyelenggaraan ibadah umat islam di Hari Raya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi mengatakan dalam penyelenggaran sholat Id berjamaah harus tetap dibatasi sekitar 50 persen dari kapasitas yang ada. Bagi wilayah yang masuk zona hijau dan kuning diperbolehkan menyelenggarakan di masjid maupun lapangan.

Dalam pelaksanaannya panitia harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, peserta sholat idul fitri juga wajib mematuhi ketentuan yang berlaku. Panitia harus selalu melakukan pemantauan, dan bertanggung jawab atas protokol kesehatan.

“Zona hijau dan kuning yang diperkenankan untuk menyelenggarakan sholat idul fitri di masjid maupun lapangan,” paparnya.

Sedangkan untik wilayah yang masuk zona merah tidak diperbolehkan menyelenggarakan sholat berjamaah di masjid atau lapangan. Masyarakat diminta untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

“Kami sudahberkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terkait kebijakan ini. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti oleh Kapanewon dan Kalurahan,” imbuhnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto juga meminta agar Satuan Tugas (Satgas) di kapanewon dan kalurahan bekerja lebih efektif. Terutama menyangkut Ramadan dan Idul Fitri.

“Seluruh kegiatan masyarakat perlu dipantau dan diawasi agar tak terbentuk kluster baru,” kata Heri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meminimalisir kegiatan silahturahmi Idul Fitri yang melibatkan banyak orang. Surat Edaran Kemendagri sendiri juga menyebutkan bahwa ASN dilarang open house saat lebaran nanti. Menurutnya, kegiatan halal bihalal bisa dilakukan dengan komunikasi virtual.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler