Pemerintahan
Siaga Darurat Kekeringan, Kalurahan Diminta Serius Petakan Wilayah Kekurangan Air
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menetapkan siaga darurat kekeringan. Pasalnya saat ini merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Untuk itu kalurahan diminta serius melakukan pemetaan wilayah kekurangan air bersih.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan saat ini satus merupakan siaga darurat kekeringan. Menurutnya, Surat Keputusan (SK) Bupati juga telah ditandatangani terkait dengan hal tersebut.
Dalam kondisi ini, pihaknya meminta pemerintah kalurahan segera melakukan pemetaan kawasan yang kekurangan air bersih. Sehingga nantinya memudahkan pemerintah dalam penyaluran bantuan air bersih.
“Jadi pemerintah desa (kalurahan) bisa memetakan wilayah kekeringan disertai dengan sarana penampungan air hujan (PAH). Selain itu, pemerintah desa juga kita minta menyiapkan akses jalan yang sempat ditutup akibat pandemi virus korona (covid-19),” ujar Edy, Minggu (28/06/2020).
Permintaan hal itu demi memberikan fasilitas agar warga memiliki ketersediaan air. Mengingat, kebutuhan air untuk mencuci tangan saat penyebaran covid-19 belum usai, sangat dibutuhkan. Saat ini BPBD telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak membahas hal itu pada Mei lalu. Mulai dari PDAM hingga pemerintah kecamatan.

“Kami berharap panewu berkoordinasi dengan kades (lurah) untuk membuat daftar wilayah mana yang nanti kekurangan air. Kita akan cek antara data PDAM dan data kita,” ujarnya.
Di tingkat kapanewon, ada dua yang membuat peta wilayah kekeringan, Saptosari dan Semanu. Kapanewon Semanu telah meminta dropping air delapan tangki, sementara Samanu belum mengirim permintaan.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menganggarkan Rp 700 juta untuk kebutuhan dropping air. Nilai ini lebih besar dibanding 2019 lalu sekitar Rp500 juta.
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized7 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized4 hari yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan1 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized3 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
