Pemerintahan
Stok Minyak Goreng Masih Langka di Pasar Tradisional
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masyarakat Gunungkidul masih terus dihadapkan dengan kelangkaan minyak goreng kemasan di pasar Argosari. Meski di beberapa daerah dikabarkan stok telah mulai melimpah, namun para pedagang pasar tradisional di Gunungkidul masih mengeluhkan kurangnya stok. Situasi sendiri semakin sulit lantaran harga minyak goreng curah yang stoknya cukup banyak tersedia mengalami kenaikan harga yang signifikan. Diduga kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng curah ini lantaran pencabutan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro membenarkan masih cukup langkanya stok minyak goreng di pasar-pasar tradisional Gunungkikidul. Dipaparkannya, pasca adanya kebijakan pencabutan HET minyak goreng kemasan oleh pemerintah pusat, pihaknya langsung melakukan pemantauan di kalangan pedagang hingga distributor.
“Stok sementara masih tersedia, tapi memang masih sedikit,” papar Kelik, Selasa (22/03/2022).
Kelik menyebut bahwa kelangkaan yang terjadi ini tidak akan berlangsung lama. Berdasarkan penuturan dari kalangan distributor, pemesanan untuk minyak goreng kemasan sendiri sebenarnya sudah dilakukan. Pihak distributor masih menunggu pengiriman barang untuk nantinya dipasarkan di Gunungkidul.
“Terus kita monitor langsung di lapangan,” lanjutnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Sugiyanti mengeluhkan masih terus langkanya ketersediaan minyak goreng di pasar. Senada dengan Kelik, para pedagang sebenarnya sudah menanyakan ke sejumlah agen berkaitan dengan ketersediaan minyak goreng kemasan. Namun dari agen menjawab bahwa saat ini barang belum turun sehingga belum bisa didistribusikan.
“Katanya memang belum turun,” beber Sugiyanti.
Sugiyanti mengungkapkan kondisi serupa juga terjadi terhadap sejumlah toko modern. Walaupun demikian, ia tetap berupaya agar ada persediaan minyak goreng yang bisa dijual.
“Ini stok yang saya miliki pun saya dapatkan dari agen luar Gunungkidul. Saya beli yang kemasan besar 25 liter,” ucapnya.
Dirinya menjual minyak goreng secara eceran dalam bentuk kemasan botol air mineral. Ukuran setengah liter ia jual di harga Rp 12.500, sedangkan yang satu liter dijual dengan harga Rp 25.000.
Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Sigit Haryanto menambahkan, berdasarkan pemantauan dari pihaknya, stok minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih terbatas. Disebutkannya, kemungkinan minyak goreng kemasan masih dalam perjalanan distribusi lantaran memang permintaan cukup besar dari seluruh daerah.
“Kemungkinan saat ini masih dalam proses perjalanan distribusi,” kata Sigit.
Walaupun demikian ia mengungkapkan salah satu swalayan di Gunungkidul memiliki stok cukup banyak. Menurutnya hal itu terjadi lantaran pihak swalayan juga bisa mendapatkan barangnya dengan cepat.
Adapun di swalayan, harga minyak goreng kemasan dijual mulai harga Rp23.000 per liter hingga Rp 47.500 untuk ukuran 2 liter. Namun Sigit tetap otomistis persediaan minyak goreng kemasan bisa segera kembali normal dengan adanya kebijakan baru tersebut.
“Setidaknya dalam satu sampai dua hari ini stok bisa kembali normal,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
