fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Lurah Kepek Siap-siap Mengundurkan Diri

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Pemilu 2024 memang masih cukup lama akan dihelat. Namun begitu, dunia perpolitikan di Gunungkidul sudah mulai dinamis. Sejak beberapa waktu terakhir ini, sejumlah partai politik memang telah sangat agresif dalam melakukan perekrutan caleg yang akan berkompetisi dalam Pemilu 2024 mendatang.

Sejumlah simpul massa seperti tokoh masyarakat, pejabat, pengusaha hingga kepala desa mulai menjadi sasaran pendekatan dari partai politik. Penjajakan baik secara intens maupun komunikasi telah dilayangkan oleh tim rekruitmen yang dibentuk masing-masing parpol.

Salah seorang Lurah yang saat ini santer dikabarkan akan nyaleg yaitu Lurah Kepek, Bambang Setiawan. Lurah yang telah menjabat 3 periode ini memang beberapa kali kepergok melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi DPD PKS Gunungkidul.

Jika nantinya memang benar-benar mencalegan diri, Bambang Setiawan sendiri harus mundur pada tahun 2023 mendatang. Hal ini lantaran aturan yang melarang aparatur negara untuk terlibat politik praktis. Adapun masa jabatan Bambang sebagai Lurah Kepek sendiri akan berakhir pada akhir tahun 2024 mendatang. Bambang juga sudah tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai lurah lantaran sudah 3 periode menjabat.

Ketika dikonfirmasi, Bambang Setiawan masih enggan untuk memberikan jawaban tegas berkaitan dengan isu pencalegan dirinya. Namun demikian, ia tak menampik bahwa ia telah beberapa kali bertemu dengan petinggi partai politik. Tak hanya dari PKS, ia juga sempat ditemui oleh Ketua Partai NasDem, Suparjo.

Berita Lainnya  Baru Segelintir Pengusaha Gunungkidul Taat Bayar Pajak Sesuai Pendapatannya

“Memang ada pertemuan dengan petinggi parpol, tapi ya hanya silaturahmi saja,” ucap dia sembari tersenyum, Selasa (22/03/2022).

Terkait dengan tawaran nyaleg dari parpol, ia mengiyakan hal tersebut. Namun begitu, Bambang mengaku belum memutuskan apapun, baik bergabung dengan partai tertentu, atau bahkan akan nyaleg atau tidak. Hal semacam ini merupakan keputusan besar yang harus dipertimbangkan secara matang. Termasuk dalam hal ini meminta izin kepada keluarga, maupun meminta izin kepada masyarakat Kepek yang dipimpinnya.

“Kalau saya nyaleg kan berarti saya harus mundur sebelum masa jabatan saya berakhir, ini makanya saya juga harus paling tidak ngaruhke ke masyarakat Kepek,” tandas dia.

“Tapi ini semua masih penjajakan, yang jelas saya masih berkonsentrasi untuk membangun Kepek. Masih ada sejumlah program yang membutuhkan perhatian yang matang,” lanjut Bambang.

Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Gunungkidul, Anang Sutrisno mengakui adanya pendekatan intensif terhadap Lurah Kepek, Bambang Setiawan. Jika nantinya bersedia untuk dicalonkan, PKS akan menempatkan Bambang di Dapil 1 yang terdiri Kapanewon Wonosari dan Playen. Anang menyebut, munculnya nama Bambang sendiri tak lepas dari usulan dari kalangan akar rumput PKS di Kapanewon Wonosari maupun Playen.

Berita Lainnya  Merasa Dieksploitasi dan Sering Jadi Korban Regulasi, Perwakilan Kepala Desa Wadul ke Dewan

“Kita memang menjaring nama-nama dari kader di wilayah masing-masing. Dan nama Pak Bambang Setiawan ini memang salah satu yang muncul mendapatkan dukungan dari kader kami,” papar Anang.

Untuk pendekatan dengan Bambang Setiawan juga telah dilakukan oleh kalangan elit PKS Gunungkidul. Dari pengurus DPD PKS Gunungkidul hingga anggota DPRD DIY Imam Taufik juga terjun langsung menjalin penjajakan dengan Bambang Setiawan.

“Kita memang membuka lebar masuknya kalangan eksternal untuk bergabung bersama PKS pada Pemilu 2024 mendatang,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler