Peristiwa
Sudah Membusuk Dengan Bagian Mata Hilang, Mayat Lelaki Tak Dikenal Ditemukan di Pantai Ngungap
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mayat laki-laki ditemukan tewas mengapung di perairan Pantai Ngungap, Kecamatan Girisubo, Sabtu (03/02/2018) siang. Hingga saat ini, mayat lelaki yang ditemukan 800 meter dari bibir pantai itu masih belum teridentifikasi. Pasalnya, di tubuh maupun pakaian, tidak ditemukan satupun pengenal ataupun identitas korban.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1, Sunu Handoko mengatakan, penemuan mayat bermula dari adanya laporan dari nelayan yang melihat adanya benda mirip batang pisang mengapung di tengah laut. Menanggapi laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan patroli ke wilayah yang dilaporkan sebelumnya.
"Kita memerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi," kata Sunu, Sabtu sore.
Lebih lanjut dikatakan, setelah didekati, anggota di lapangan memastikan bahwa benda yang dilaporkan terapung tersebut merupakan sesosok mayat. Ketika ditemukan, mayat laki-laki mengapung dengan posisi tengkurap.
"Wajahnya sudah tidak dapat dikenali. Mayat berjenis kelamin laki-laki, mengenakan celana jeans biru, ikat pinggang coklat. Tidak ada identitas yang kita temukan," imbuh Sunu.
Ditambahkannya, terkait dengan penemuan tersebut, pihaknya lantas melakukan koordinasi dengan SAR DIY. Hal ini dilakukan untuk mencari petunjuk apakah kemungkinan adanya laporan kecelakaan laut yang terjadi di wilayah lainnya. Namun hingga saat ini, masih belum laporan adanya kejadian laka laut maupun orang hilang yang masuk.
"Korban kita bawa ke RSUD Wonosari. Kita juga berkoordinasi dengan polisi untuk dapat mengetahui identitasnya," pungkas dia.
Sementara itu, Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto juga membenarkan perihal adanya penemuan mayat di wilayahnya. Menurut Mursidiyanto, diperkirakan mayat laki-laki berusia sekitar 26 tahun itu sudah tenggelam sejak beberapa waktu lalu. Selain kondisinya membusuk, di bagian mata mayat itu sudah tidak bisa ditemukan.
Hingga saat ini kepolisian masih belum bisa memastikan penyebab kematian Mr. X tersebut.
“Identitas masih kita telusuri, kita juga menunggu hasil otopsi yang saat ini tengah dilakukan,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
