fbpx
Connect with us

Peristiwa

Depresi Berat, Manula Ini Nekat Potong Alat Kelaminnya Sendiri

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kabar mencengangkan datang dari Padukuhan Dunggubah II RT 02/RW 02, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari. Pasalnya, salah seorang warga setempat yang bernama Mulyo Sentono, nekat memotong alat alat kelaminnya sendiri hingga putus. Aksi nekat yang dilakukan oleh Mulyo sendiri diketahui pada Kamis (02/03/2018) sore kemarin.

Didapatkan informasi, Mulyo sengaja melakukan hal tersebut lantaran frustasi akibat penyakit tuanya. Ia juga merasa tidak lagi berguna bagi banyak orang maupun keluarga lantaran tidak bisa lagi melakukan kegiatan apa-apa.

Oleh sebab itu, saat dirinya sedang tak ada yang mengawasi, Mulyo nekat memotong alat kemaluannya sendiri menggunakan kater sampai terputus. Bahkan setelahnya, ia masih bisa berjalan-jalan ke luar rumah dengan darah segar yang masih bercucuran dari alat kelaminnya tersebut.

Saat sedang di luar itulah, tetangga dan anak perempuan korban, Ngatiyem melihat Mulyo dalam keadaan bersimbah darah. Ketika ditanyakan mengapa banyak darah yang keluar, Mulyo mengaku telah memotong alat kelaminnya dengan alasan sudah tidak berguna.

Kepala Dukuh Dunggubah II, Widiarto membenarkan adanya kejadian yang menimpa warganya tersebut.

"Saya sudah dengar kabarnya. Mungkin frustasi karena sakit-sakitan. Namanya sudah tua ya, usianya kira-kira 90an lebih. Nggak lama dia juga habis dirawat di rumah sakit, tapi setelah itu nggak ada kabar dia sakit lagi. Tahu-tahu ada kabar motong alat kelamin ini," paparnya saat ditemui pidjar.com, Jumat (02/03/2018) sore.

Oleh keluarga dan warga setempat, korban lantas dilarikan ke RSUD Wonosari guna mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, korban masih harus menjalani opname. Namun wartawan pidjar.com yang berusaha melakukan pantauan langsung terkait kondisi terakhir korban tak berhasil lantaran tidak mendapatkan izin dari pihak RSUD Wonosari.

Walau begitu, didapatkan informasi bahwa meski sempat beraktifitas pasca memotong alat kelaminnya tersebut, saat dibawa ke rumah sakit, korban dalam kondisi lemah.

"Saya belum tengok ke rumah sakit. Rencananya ini akan kesana menanyakan langsung apa dan bagaimana terjadi," tutur Widianto.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler