fbpx
Connect with us

Info Ringan

Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG

Published

on

Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 157
Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 158 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 159 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 160 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 161 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 162 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 163 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 164 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 165 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 166 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 167 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 168 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 169 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 171 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 172 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 173 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 174

Wonosari,(pidjar.com)–Beberapa hari terakhir cuaca di kabupaten Gunungkidul terasa sangat panas. Banyak masyarakat yang mengeluhkan perubahan cuaca yang sangat signifikan ini. Perubahan suhu tinggi yang terjadi di Gunungkidul dan DIY tersebut disebabkan adanya faktor meteorologist.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan terdapat perubahan cuaca di DIY yang mengakibatkan suhu panas ini akan terjadi selama beberapa hari kedepan. Hal ini dikarenakan posisi matahari berada di belahan bumi bagian selatan, sehingga Jawa menerima intensitas radiasi matahari lebih tinggi jika dibandingkan dengan saat equinox.

“Berdasarkan pengamatan yang dilakukan ada beberapa faktor lainnya,” terang Reni Kraningtyas, Senin (09/11/2020).

Adapun faktor meteorologi lainnya adalah kondisi cuaca yang cerah. Saat tidak ada awan praktis hampir tidak ada yang menghalangi sinar matahari masuk ke bumi. Ini juga yang menyebabkan suhu bumi cepat tinggi dan terasa panas terik. Kondisi ini berpengaruh pula pada intensitas hujan yang terjadi di wilayah DIY.

Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 175 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 176 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 170

Hampir beberapa hari terakhir tidak ada hujan dengan intensitas tinggi layaknya awal memasuki musim penghujan. Hanya beberapa daerah saja yang sore mendung namun kemudian tidak terjadi hujan.

“Kemungkinan 3 sampai 4 hari kedepan kondisi akan seperti ini. kemungkinan terjadi hujan yang signifikan juga sangat kecil,” sambung Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Ansndha Destantyo Nugroho

Menurut dia, misalnya terjadi hujan juga tidak sederas biasanya dan durasinya hanya pendek. Kemudian hujan itu pun juga tidak merata, hanya di bagian wilayah-wilayah tertentu saja dan cenderung panas.

Kendati demikian, BMKG tetap menghimbau warga untuk waspada dengan perubahan suhu yang terjadi. Pasalnya bisa saja sewaktu-waktu berubah dan sejumlah potensi kebencanaan dapat terjadi. Disamping itu, kesehatan juga patut dijaga dengan menerapkan pola yang sehat pasalnya, dalam kondisi seperti ini juga sangat rentan tubuh terpapar sakit

Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 178 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 179 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 180 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 181 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 182 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 183 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 184 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 185 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 186 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 187 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 188 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 189 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 190 Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG 191

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler