Connect with us

Info Ringan

Suhu Udara Bikin Gerah, Ini Penjelasan BMKG

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa hari terakhir cuaca di kabupaten Gunungkidul terasa sangat panas. Banyak masyarakat yang mengeluhkan perubahan cuaca yang sangat signifikan ini. Perubahan suhu tinggi yang terjadi di Gunungkidul dan DIY tersebut disebabkan adanya faktor meteorologist.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan terdapat perubahan cuaca di DIY yang mengakibatkan suhu panas ini akan terjadi selama beberapa hari kedepan. Hal ini dikarenakan posisi matahari berada di belahan bumi bagian selatan, sehingga Jawa menerima intensitas radiasi matahari lebih tinggi jika dibandingkan dengan saat equinox.

“Berdasarkan pengamatan yang dilakukan ada beberapa faktor lainnya,” terang Reni Kraningtyas, Senin (09/11/2020).

Adapun faktor meteorologi lainnya adalah kondisi cuaca yang cerah. Saat tidak ada awan praktis hampir tidak ada yang menghalangi sinar matahari masuk ke bumi. Ini juga yang menyebabkan suhu bumi cepat tinggi dan terasa panas terik. Kondisi ini berpengaruh pula pada intensitas hujan yang terjadi di wilayah DIY.

Berita Lainnya  Lima Minuman yang Mampu Melawan Kantuk

Hampir beberapa hari terakhir tidak ada hujan dengan intensitas tinggi layaknya awal memasuki musim penghujan. Hanya beberapa daerah saja yang sore mendung namun kemudian tidak terjadi hujan.

“Kemungkinan 3 sampai 4 hari kedepan kondisi akan seperti ini. kemungkinan terjadi hujan yang signifikan juga sangat kecil,” sambung Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Ansndha Destantyo Nugroho

Menurut dia, misalnya terjadi hujan juga tidak sederas biasanya dan durasinya hanya pendek. Kemudian hujan itu pun juga tidak merata, hanya di bagian wilayah-wilayah tertentu saja dan cenderung panas.

Kendati demikian, BMKG tetap menghimbau warga untuk waspada dengan perubahan suhu yang terjadi. Pasalnya bisa saja sewaktu-waktu berubah dan sejumlah potensi kebencanaan dapat terjadi. Disamping itu, kesehatan juga patut dijaga dengan menerapkan pola yang sehat pasalnya, dalam kondisi seperti ini juga sangat rentan tubuh terpapar sakit

Berita Lainnya  Lima Jus Pendetox Tubuh

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler