Pemerintahan
Sultan Akui Masih Sulit Atasi Masalah Kekeringan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengakui bahwa hingga saat ini, pemerintah masih sulit mengatasi masalah kekeringan air bersih di Gunungkidul. Namun begitu, pemerintah akan terus berupaya menjalankan program-program guna menunjang kecukupan air. Sehingga kekeringan yang terus menjadi masalah klasik di Gunungkidul dapat segera teratasi.
Sri Sultan mengatakan, pihaknya memang belum bisa berbuat banyak untuk membantu mengatasi masalah kekeringan yang terjadi di Gunungkidul. Namun selama ini, desa-desa yang telah memiliki sumber air terus didorong untuk memperluas jaringan pipanisasi agar seluruh warga di wilayah itu dapat menikmati air bersih.
“Kita hanya bisa membantu dengan program Spamdus (Sistem Penyediaan Air Minum Dusun). Itu pun hanya bisa dilakukan di desa-desa yang memiliki sumber mata air sendiri,” kata Sri Sultan saat mengikuti halal bi halal di Bangsal Sewoko Projo, Kamis (20/06/2019) kemarin.
Ia berharap kepada desa-desa yang telah memiliki sumber mata air tersebut untuk terus memperluas jaringan dengan memperbanyak jaringan pipa. Namun diakuinya, untuk mewujudkan hal itu memang membutuhkan dana yang tidak sedikit.
“Ini sangat mahal ya, yang memang masih perlu banyak mata air yang ditemukan untuk seluruh warga Gunungkidul sehingga air mampu tercukupi,” kata dia.
Salah satu desa yang telah memanfaatkan sumber mata air menjadi air desa adalah wilayah Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang. Sejak tahun 2015 silam, bersamaan dengan adanya bantuan dari UGM, sumber mata air yang ada di Padukuhan Banyumeneng telah dapat dimanfaatkan oleh ratusan kepala keluarga.
Kini setelah berlangsung beberapa tahun, 170 kepala keluarga yang mendapatkan manfaat dari sumber mata air itu. Secara teknis, air dari dalam goa kemudian disedot menggunakan pompa air kemudian di tampung di puluhan bak yang tersebar di beberapa titik.
“Ada 20 bak yang kami miliki di mana satu bak mampu memuat 2000 liter air. Setiap 2000 liter itu bisa digunakan untuk 7 kepala keluarga,” kata Sekdes Giriharjo, Muharyanto, Jumat (21/06/2019).
Ia menambahkan, saat ini dari pihak UGM sendiri terus melakukan penelitian di wilayahnya. Hal itu dilakukan untuk mengembangkan jaringan air sehingga dapat warga yang belum teraliri air segera mendapatkan air.
“Baknya sudah ada yang mampu menampung 22 ribu liter dan 12 ribu liter air. Saat ini terus dilakukan penelitian untuk mengembangkan jaringan air bersih,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sampai dengan saat ini sudah ada 10 kecamatan yang dilanda bencana kekeringan. Adapun wilayah yang sudah mengajukan bantuan ke BPBD meliputi Kecamatan Girisubo, Rongkop, Tepus, Purwosari, Ngawen, Ponjong, Patuk, Paliyan, Semin dan Semanu.
“Total wilayah yang mengalami krisis mencakup 248 padukuhan, 50 desa dan 21.519 kepala keluarga. Apabila dirinci jumlah warga terdampak mencapai 76.514 jiwa,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized4 minggu yang laluPelaku Pencurian Pompa Sibel dan Kabel Pengairan di Ngawis Berhasil Dibekuk Polisi
-
Pemerintahan3 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
