fbpx
Connect with us

Sosial

Pusat Perbelanjaan dan Kuliner Menjamur di Kawasan Kota Wonosari

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Perkembangan daerah semakin maju berdampak pada pertumbuhan perekonomian warga Gunungkidul. Dengan daya beli yang berangsur meninggi ini, tentunya mendorong masyarakat untuk menumbuhkan usaha-usaha di segala bidang. Saat ini, pertumbuhan usaha yang peningkatannya cukup signifikan dapat terlihat di kawasan kota. Beberapa usaha yang bergerak di bidang perbelanjaan dan kuliner mulai menjamur di kawasan ini. Dengan kondisi demikian, Pemkab Gunungkidul mendorong para pelaku usaha untuk melengkapi usaha mereka dengan izin sesuai dengan ketentuan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pertumbuhan usaha di Gunungkidul dengan semakin majunya pembangunan daerah dan pemikiran masyarakat saat ini tergolong signifikan. Di kawasan kota sendiri, terhitung dalam beberapa tahun terakhir mulai bermunculan usaha-usaha yang bergerak di bidang jasa, rumah makan (kuliner) hingga pusat perbelanjaan.

“Cukup signifikan memang pertumbuhannya. Sebenarnya tidak hanya di kota, di beberapa kawasan lain juga ada pertumbuhan meski tidak sebanyak layaknya di kawasan kota,” kata Irawan Jatmiko, Jumat (21/06/2019).

Dengan kondisi ini, jajarannya terus mendorong pelaku usaha untuk melengkapi usaha mereka dengan izin sesuai dengan ketentuan pemerintah yang telah ditetapkan. Sejauh ini, usaha pemerintah untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan dianggap mulai menggugah kesadaran pelaku usaha untuk melengkapi izin.

Para pelaku usaha baik mereka yang telah berkecimpung di dunia usaha cukup lama maupun mereka yang baru saja lahir, ketaatan mengurus izin sudah cukup baik. Tak sedikit dari mereka terus berkonsultasi untuk mengajukan permohonan izin usaha dan beberapa izin lainnya.

“Untuk prosentasenya sendiri sedang didata. Ya pasti lah sebagian sudan berizin dan sebagian lagi masih proses maupun ada yang sedang mempertimbangkan. Misalnya seperti rumah makan yang baru saja dibuka di kawasan kota itu sudah ada izinnya,” imbuhnya.

Terobosan atau inovasi dalam pelayanan guna mempermudah para pengurus izin terus diterapkan oleh DPMPT. Adanya terobosan ini nantinya akan mendongkrak kesadaran mereka, misalnya persyaratan yang dibuat ringkas namun tetap memenuhi unsur. Kemudian berkaitan menggunakan sistem teknologi agar mereka yang ingin mengajukan permohonan tidak kesulitan.

Kendati dipermudah, jika hasil analisis dan pengecekan data maupun di lapangan tidak memenuhi unsur, petugas sendiri juga akan melakukan penolakan. Entah harus dilakukan perbaikan data atau ada beberapa yang harus disesuaikan terlebih dahulu.

“Upaya jemput bola juga kami lakukan terkadang jika kondisi memang harus seperti itu. Kita terus gerak kok, sebenarnya ndak hanya di kota tapi kawasan pesisir atau kawasan lain juga terus kami sasar sosialisasi,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler