fbpx
Connect with us

Politik

Support Penuh Yeny Wahid Untuk PSI Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Hari Minggu (14/05/202) merupakan hari terakhir pendaftaran Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul. Dijadwalkan, hari ini ada 10 partai politik yang menyerahkan berkas ke KPU Gunungkidul di mana pada Pemilu 2024 ini ada 18 parpol yang akan berkontestasi.

Salah satu yang memilih pendaftaran pada hari terakhir ini adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gunungkidul yang belakangan mulai naik daun. Minggu sore tadi, tepat pukul 15.00 WIB sesuai dengan nomor urutnya, DPC PSI Gunungkidul bersama BCAD menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU. Iring-iringan ratusan kader dengan gaya nyentrik menjadi pertanda keseriusan PSI Gunungkidul pada Pemilu 2024 ini. Iring-iringan kendaraan para pendukung PSI sendiri mencapai ratusan meter.

Kepada pidjar.com, Ketua DPC PSI Gunungkidul, Danang Ardianta mengatakan, ada berkas 40 BCAD yang ia serahkan ke KPU. Dari semua berkas yang diserahkan dinyatakan lengkap dan telah diterima oleh KPU.

Berita Lainnya  Sultan: People Power Masih Jauh, Kapolres Ancam Bubarkan Aksi Massa Tanpa Izin

Danang menyebut bahwa pihaknya akan all out dalam Pemilu kali ini. Dukungan dari sejumlah tokoh sendiri terus masuk kepadanya. Termasuk salah satunya adalah dari Yeny Wahid, putri dari mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid.

Diungkapkan Danang, Yeny Wahid bersama suaminya, Gus Faris sebenarnya menyokong pergerakan PSI di seluruh Indonesia. Namun begitu, lantaran ada kedekatan personal antara dirinya dengan Gus Faris dan Yeny Wahid, ia tak menampik bahwa Gunungkidul pasti mendapatkan perhatian khusus.

“Kebetulan Gus Faris ini merupakan salah satu anggota Bapilu DPP PSI. Saya juga akhirnya mau memimpin PSI Gunungkidul itu selain karena memang partai yang mengusung perubahan juga karena permintaan beliau-beliau ini,” tandas Danang saat ditemui di Kantor KPU Gunungkidul.

Berita Lainnya  Hasil Pilur Serentak, Sejumlah Lurah Petahana Bertumbangan

Sokongan berupa dana maupun kalangan Gusdurian sendiri menjadi modal besar yang memupuk optimismenya bahwa PSI akan berbicara banyak dalam Pemilu kali ini. Bahkan, dukungan dari berbagai kalangan, terutama kalangan muda sendiri terus membanjir terhadap partainya. Hal ini terbukti dalam pendaftaran kali ini, pihaknya diiringi oleh sampai ratusan kader, layaknya partai-partai besar yang sudah mapan di Gunungkidul.

“Target khusus berapa kursi yang kami dapatkan di Pemilu 2024 tentu ada. Tapi bukan sekedar pemenang pemilu yang menjadi target, bagi kami (PSI), yang penting bagaimana kita memanusiakan manusia,” papar dia.

Dari 40 BCAD PSI, kuota perempuan yang terpenuhi adalah 45 persen dari jumlah yang ada. Dari caleg yang direkrut, sejumlah tokoh juga merapat di partai ini diantaranya mantan camat yakni Pratikno, mantan lurah, beberapa pengusaha terkenal di Bumi Handayani, anak band, pelaku UMKM hingga pemuda-pemuda yang memiliki kiprah untuk turut membangun tanah kelahiran mereka.

Berita Lainnya  Pesan Jangan Umbar Janji, Fraksi PAN Minta Bupati Sunaryanta Realistis

“Kita merangkul semua kalangan untuk masuk ke PSI,” lanjutnya.

“Kami cukup terharu atas dukungan kawan-kawan hari ini. Ini sedikitnya ada 300 kader yang mengiringi kami dalam pendaftaran caleg ini,” ujar dia.

Usia mereka pun beragam, rerata berada di usia 20 hingga 40 tahun. Namun begitu, pihaknya juga tidak melupakan keterwakilan yang telah senior dalam dunia politik maupun pemerintahan.

“Yang agak sepuh keterwakilannya juga ada. Tentu mereka memiliki pengaruh dan pengalaman yang berbeda-beda. Kami PSI mengusung bacaleg dari segala kelompok sosial, karena mereka layak dan mampu untuk di parlemen,” jelas Danang Ardianta.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler