Peristiwa
Tabrak Truk Mogok, Dua Pemotor Alami Luka Serius
Ponjong, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kondisi jalan yang berliku dengan ruas jalan yang cukup mulus membuat kecelakaan seringkali terjadi di Jalan Bedoyo-Ponjong. Kecelakaan lalu lintas yang membuat korbannya mengalami luka berat hingga meregang nyawa acapkali terjadi di jalur di wilayah timur Gunungkidul ini. Tak heran apabila ruas jalan Bedoyo ini disebut sebagai jalur tengkorak lantaran hal tersebut.
Rabu (04/09/2019) petang kemarin di Padukuhan Ngampel, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, sebuah motor menabrak truk di jalur ini. Dua orang pemotor mengalami luka akibat insiden ini.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula ketika Abdullah Sularyo yang berboncengan dengan Maryanti warga Padukuhan Kendal, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop sekitar pukul 18.30 WIB melaju menggunakan sepeda motor Suzuki Shogun bernopol AB 3895 PD. Sepeda motor tersebut dipacu dengan kecepatan sedang dari arah Ponjong menuju Bedoyo. Di depan Abdullah, turut melaju pula truk Mitsubishi dengan bernomor polisi AB 9250 GD yang dikemudikan oleh Kasdiyanto warga Karangijo Kulon 02/01, Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong.
Sesampai di lokasi kejadian, truk tersebut mendadak mogok. Sang pengemudi kemudian bermaksud akan menepikan truknya ke bahu jalan. Naas, Abdullah terlambat menyadari bahwa truk tersebut dalam kondisi mati mesin sehingga kecepatannya berangsur-angsur melambat dan kemudian berhenti.
“Sepeda motor Shogun dengan truk memang jaraknya terlalu dekat. Pengendara tak sempat menghindar sehingga sepeda motor menabrak bagian belakang truk,” tutur Iptu Soni Yuniawan melalui anggota piket, Bripka Anas kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (05/09/2019) pagi.
Benturan yang cukup keras membuat Abdullah dan Maryanti langsung terkapar di jalanan. Keduanya mengalami luka cukup serius di sejumlah bagian tubuhnya. Menurut Anas, Abdullah menderita patah pada tangan dan kaki kirinya. Sedangkan pembonceng atas nama Maryanti, mengalami luka sobek pada bagian kepala.
“Kedua korban dalam kondisi sadar dan kemudian dilarikan ke rumah sakit,” kata dia.
Atas kejadian ini, Bripka Anas mengimbau kepada masyarakat yang melintasi wilayah Bedoyo harus selalu berkonsentrasi saat melintas. Hal tersebut lantaran, jalanan di lokasi kejadian memang cukup mulus meskipun berliku sehingga cukup banyak memicu kecelakaan.
“Perlu hati-hati apalagi jika malam hari, jalan cukup gelap. Jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Lebih baik mencegah daripada sampai menjadi korban,” pungkasnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya4 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized4 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
