Peristiwa
Gunakan Tali dan Kursi, Sri Gantung Diri di Ladang
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masyarakat Padukuhan Pengkol 2, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo digegerkan dengan peristiwa gantung diri. Sri Murtatik (50) warga Padukuhan Pengkol 2, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah ladang. Masih belum diketahui secara pasti faktor penyebab perempuan ini nekat melakukan tindakan ini. Dari pihak kepolisian sendiri hingga saat ini masih berusaha melakukan pengumpulan data dari keluarga dan informasi di lapangan.
Informasi yang berhasil dihimpun, Sri Murtatik ditemukan dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon sekitar pukul 06.15 WIB. Kala itu, Tariyono (57) hendak menghidupkan disel air untuk mengairi palawija di sebuah ladang. Namun belum sempat ia menghidupkan diesel, perhatiannya terpusat kepada sosok yang tergantung di sebatang pohon nangka yang tumbuh di ladang itu. Saat dicek, ia mendapati seorang perempuan tergantung di pohon. Sontak ia yang diselimuti rasa panik dan takut, kemudian berteriak meminta tolong.
Beberapa warga yang lantas berkerumun di lokasi kejadian memberanikan diri untuk mengecek sosok perempuan yang tergantung di pohon itu. Alhasil, akhirnya wanita yang sudah dalam kondisi meninggal dunia ini langsung dikenali sebagai Sri Murtatik lantaran memang warga setempat. Warga selanjutnya melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa setempat dan anggota kepolisian untuk kemudian dilakukan proses evakuasi dan pemeriksaan.
“Ya ada warga yang melakukan gantung diri. Anggota sedang melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian,” kata Kompol Sunaryo, Kapolsek Karangmojo.
Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan dalam posisi tergantung kaku di pohon yakni telinga mengeluarkan darah, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Di dekat korban juga ditemukan sebuah kursi plastik berwarna biru yang diduga juga digunakan sebagai sarana untuk melakukan aksi nekat tersebut.
Menurut Sunaryo, pihaknya masih menelusuri dugaan penyebab aksi nekat yang dilakukan Sri ini. Namun berdasarkan informasi sementara yang diperoleh, korban sejak beberapa waktu terakhir mengalami persoalan hidup.
“Untuk penyebabnya sendiri belum diketahui secara pasti, kami sedang melakukan pengumpulan data. Namun yang jelas korban murni meninggal karena gantung diri,” tutup dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
