Sosial
Tahapan Masih Berjalan, Baru 10% Siswa SD di Gunungkidul Yang Telah Divaksin Covid19
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Vaksinasi bagi anak-anak kelompok usia 6-11 tahun di Gunungkidul telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Adanya penambahan kelompok usia tersebut turut menambah jumlah sasaran dan capaian vaksinasi yang sudah berjalan. Pendekatan persuasif dari pemerintah daerah terhadap kelompok usia 6-11 tahun diperlukan dalam rangka mendukung tercapainya sasaran vaksinasi, khususnya di kalangan para siswa SD.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Disdikpora Gunungkidul, Taufik Aminudin, menyampaikan, pihaknya senantiasa melakukan pendekatan ke siswa ataupun orangtua siswa melalui sekolah-sekolah berkaitan dengan program vaksinasi ini. Pendekatan yang dilakukan juga untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak takut untuk divaksin. Pihaknya sendiri telah mengeluarkan surat yang ditujukan untuk koordinator wilayah agar turut melakukan pendekatan yang efektif terhadap para siswa hingga wali murid.
“Kalau kami harapkan, pelaksanaannya bisa sesuai rencana dan mencapai target,” ucap dia, Jumat (31/12/2021).
Sementara itu, Kepala SDN Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Joko Purnomo, menambahkan, pendekatan yang pihaknya lakukan ialah dengan menjalin komunikasi dengan orangtua atau wali siswa. Langkah tersebut menurutnya untuk memberikan gambaran serta pemahaman terkait pentingnya vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Pihaknya saat ini tengah membahas teknis pelaksanaan vaksinasi di sekolahnya.
“Pada prinsipnya orangtua siswa di sekolah kami setuju dengan pelaksanaan vaksinasi untuk anak. Kalau di sini yang sudah divaksin ada 9 siswa dan yang belum ada 101 siswa,” terang Joko.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, menyampaikan, kelompok usia 6-11 tahun yang menjadi sasaran vaksin berjumlah 56.586 anak. Dengan penambahan ini, kini jumlah secara keseluruhan warga Gunungkidul yang menjadi sasaran vaksin berjumlah 651.731 orang. Penambahan tersebut juga mempengaruhi capaian yang sebelumnya telah melebihi 83% yang kemudian menurun sekarang menjadi 77,61% untuk dosis pertama. Hal ini disebabkan, tahapan vaksinasi untuk kalangan siswa SD masih tahap awal pelaksanaan.
Menurutnya, secara keseluruhan, capaian vaksinasi di Gunungkidul terbilang baik. Ia pun optimis capaian dapat meningkat kembali dalam beberapa waktu ke depan seiring dengan digenjotnya vaksinasi di lingkungan-lingkungan sekolah.
“Untuk kelompok usia 6-11 tahun sebanyak 6.051 anak sudah divaksin atau 10,69% dari target,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
