Hukum
Tak Hanya Hukuman Berat, Pemerkosa Anak Kandung Diusulkan Dihukum Kebiri Kimia
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adanya kasus pemerkosaan terhadap anak kandung yang dilakukan S, warga Kapanewon Semin memicu reaksi keras dari Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. Endah yang geram dengan tindakan tersebut bahkan meminta baik kepolisian maupun kejaksaan memberikan tuntutan yang berat kepada pelaku.
“Kalau bisa sekalian hukuman paling berat dan ditambah dengan hukuman kebiri kimia,” tandas dia kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (24/01/2022) siang.
Menurut Endah, perbuatan yang dilakukan oleh S sudah dalam kategori biadab. Orang tua kandung yang seharusnya melindungi dan merawat anaknya, justru tega melakukan pemerkosaan. Apalagi berdasarkan informasi yang ia terima, S bahkan pernah hendak melakukan hal serupa kepada kakak korban yang tentunya juga merupakan anak kandungnya.
Dengan ulah bejat seperti itu, ia menyebut bahwa S ini bisa dikategorikan sebagai predator seksual. Sehingga menurut UU yang berlaku, kepada yang bersangkutan bisa dikenakan hukuman tambahan.
“Ini mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi jaksa untuk memberikan tuntutan maksimal dan atau juga menuntut hukuman tambahan seperti pada kasus Hery Wiryawan di Bandung, Jawa Barat,” beber Endah.

Endah sendiri mengaku akan memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini. Tak hanya kepada aparat penegak hukum, namun juga kepada OPD terkait agar memberikan pendampingan maksimal kepada korban. Hal ini menjadi penting lantaran dengan kejadian seperti ini, korban yang masih berstatus pelajar SMP akan mengalami trauma yang sangat berat. Masa depan korban tentu masih panjang sehingga sejak sekarang ini, harus mendapatkan penanganan dan bantuan yang maksimal dari Dinas.
“Biar saja nanti saya dianggap intervensi atau bagaiamana. Tapi saya hanya menjalankan tugas saya untuk melindungi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Saya gemas sekali dengan kejadian ini,” ketus dia.
Sementara itu, UPT Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul, Aris memaparkan, pihaknya telah memberikan pendampingan kepada korban. Adapun pendampingan yang diberikan sendiri adalah pendampingan untuk pemulihan kondisi psikologis. Menurut Aris, berdasarkan assesemen yang telah dilaksanakan, korban diketahui mengalami gangguan psikologis akibat kejadian yang dialaminya.
Dalam hal ini, pihak UPT PPA Dinsos PPPA Gunungkidul bekerja sama dengan UPT PPPA Kabupaten Bantul. Hal ini lantaran, anak tersebut diungsikan untuk tinggal bersama ibunya di Bantul pasca kejadian ini.
“Kita berikan penanganan terhadap yang bersangkutan, sesuai dengan tugas kami yaitu pendampingan untuk pemulihan psikologis dari korban,” ucap Aris.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, S dilaporkan oleh mantan istrinya yang merupakan ibu kandung dari Sekar (bukan nama sebenarnya) lantaran telah memperkosa. Tak hanya sekali, berdasarkan pengakuan dari korban, aksi bejat ini bahkan diketahui telah 2 kali dilakukan oleh S. Aksi ini terbongkar setelah Sekar mengadu kepada ibunya.
Rupanya, aksi S ini bukan hanya terjadi kepada Sekar, yang merupakan putri bungsunya. S juga sempat berupaya untuk memperkosa kakak kandung Sekar. Namun saat itu, sang kakak berhasil kabur sehingga pemerkosaan tak terjadi.
Saat ini, S sendiri telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres Gunungkidul.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
