Connect with us

Kriminal

Ikat Wanita di Tengah Ladang dan Rampas Hartanya, Penjahat Bengis Dibekuk Polisi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah melalui penyelidikan panjang, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus perampasan hp yang menimpa seorang wanita di Kecamatan Purwosari beberapa waktu silam. Polisi berhasil mengidentifikasi Dar (35) warga Panggungharjo, Sewon, Bantul, sebagai pelaku kejahatan yang meresahkan para wanita tersebut. Dar sendiri saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Bantul akibat kasus kejahatan lainnya. Hingga saat ini, pemeriksaan terus dilakukan polisi kepada penjahat yang terkenal sadis ini guna mencari keterkaitan yang bersangkutan dengan kejahatan-kejahatan lainnya di wilayah Gunungkidul.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya menjelaskan, kasus yang menjerat Dar dan mengharuskannya berurusan dengan aparat kepolisian tersebut telah terjadi pada medio Oktober 2017 lalu. Modus yang dipakai pelaku adalah dengan berpura-pura memposting lowongan pekerjaan di media sosial. Postingan tersebut kemudian menarik minat Winda Febriana (23), warga Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban lantas diminta ke Jogja dengan dalih menjalani tes.

Sesampainya di Jogja, korban kemudian menghubungi pihak penyedia lowongan pekerjaan untuk dijemput. Namun saat itu, Dar mengaku tidak bisa menjemput Winda dengan alasan masih lembur.

Berita Lainnya  Buntut Panjang Bocah SMP Disekap dan Dipukuli, Ayah Korban Bersikukuh Lapor Polisi

“Pelaku kemudian berpura-pura menyarankan korban untuk ngojek. Nah pelaku ini menyamar jadi ojek dan menjemput korban,” kata Riko, Kamis (13/09/2018).

Riko mengungkapkan, oleh Dar, korban lalu dibawa ke Kecamatan Purwosari. Sesampainya di lokasi yang cukup sepi, pelaku turun dari motor dengan alasan ingin buang air kecil terlebih dahulu. Dar dengan sadisnya lantas mendorong korban hingga jatuh ke jurang. Dari situ, pelaku kembali mendatangi Winda lalu mengikatnya ke pohon. Meski sempat melakukan perlawanan, namun lantaran kalah tenaga, Winda kemudian hanya bisa pasrah.

Melihat korbannya sudah tidak berdaya, kemudian pelaku dengan leluasa menjarah barang-barang berharga yang dibawa oleh korban.

“Nah bikin heran saya itu, pelaku sejak awal memang ingin merampok korban. Tapi dia kan tahu kalo korban butuh pekerjaan, bisa dikatakan tidak ada harta berharga yang dibawa. Dari Cilacap, korban hanya membawa bawa tas berisikan pakaian beberapa potong dan uang 150 ribu rupiah serta 2 HP jadul,” urai Kasat Reskrim.

Riko menceritakan, pasca kejadian, pelaku bisa dengan leluasa kabur dan menghilangkan jejak. Minimnya barang bukti serta keterangan saksi membuat polisi sempat terkendala dalam mengungkap kasus tersebut. Adapun terungkapnya kasus ini bermula ketika pihak kepolisian melakukan pemeriksaan ulang terhadap korban di wilayah Cilacap. Dari keterangan korban, pihaknya kemudian melakukan pelacakan terhadap penyedia lowongan pekerjaan yang dituju korban.

Berita Lainnya  Bobol Warung Kelontong, Pencuri Mabuk Bersajam Dikepung Warga

“Kami melacak akun facebook yang memposting lowongan pekerjaan itu. Dan ternyata itu mengarah kepada Dar,” ucap Riko.

Dalam pengejaran terhadap pelaku membutuhkan waktu yang cukup lama. Baru pada 3 September 2018 silam, polisi mendapatkan petunjuk penting dan lantas melaksanakan penyelidikan di Krapyak Kulon, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Dari situlah pihaknya mendapatkan informasi mengenai keberadaan rumah dari Dar. Namun upaya penggerebekan polisi terhadap Dar menemui kegagalan lantaran di dalam rumah hanya ada istri Dar dan mertuanya.

“Kemudian hari berikutnya Unit Osnal Res Gunungkidul yang dipimpin oleh IPDA Ari Widodo kembali melakukan penyelidikan namun belum ada tanda-tanda keberadaan pelaku, selanjutnya tim berkordinasi dengan perangkat desa dan mendapati info bahwa Dar saat ini berada di Lapas Bantul menjalani hukuman dalam perkara lain yakni pencurian dan pemberatan,” kata Riko.

Ia menjelaskan, tim kemudian memastikan info tersebut di rumah Dar dan benar bahwa pengakuan istri Dar bahwa suaminya saat ini berada di Lapas menjalani hukuman. Setelah itu, tim melakukan penggeledahan di rumah Dar tersebut.

Berita Lainnya  Ngaku Sales Regulator Gas, Dua Lelaki Bawa Kabur Tas Milik Guru-guru PAUD

“Di sana benar bahwa ditemukan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna kuning nopol AB 6119 IT yang digunakan oleh pelaku sebagai sarana pencurian dengan kekerasan serta ditemukan pula tas Ransel warna hitam merah milik korban yang berisi pakaian yang disimpan di dalam rumah pelaku. Ia akan kita sangkakan pasal 365 KUHP,” pungkas Riko. (Kelvian Adhi)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler