Sosial
Tambahan 5 Kasus Positif, Sekeluarga di Karangmojo Tertular Corona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul kembali mencatat adanya tambahan kasus positif covid-19. Jumat (10/07/2020) ini, 5 orang dari Kapanewon Karangmojo dan Wonosari menambah deretan daftar pasien positif covid19 yang dirawat di RSUD Wonosari. Seluruh pasien tersebut tertular dari pasien yang sebelumnya telah dirawat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menuturkan, tambahan 5 kasus tersebut berasal dari 2 kasus yang ada di Gunungkidul. Masing-masing merupakan kasus Kapanewon Karangmojo dan Kapanewon Wonosari. Adapun rinciannya, 4 orang masih merupakan satu keluarga dan satu orang lainnya yang melakukan kontak dengan pasien positif.
“Ada tambahan sebanyak 5 pasien positif di Gunungkidul, masing-masing adalah laki-laki 49 tahun, perempuan 47 tahun, perempuan 27 tahun dan laki-laki 19 tahun. Mereka masih keluarga dari kasus yang sebelumnya terjadi dari warga Karangmojo. Sedangkan yang satu lagi merupakan warga Wonosari laki-laki 49 tahun, dia tertular dari kasus positif dari Nglipar,” jelas Dewi.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih terus menelusuri sumber penularan dari kasus yang pertama. Sebab hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana terjadi penularan terhadap perempuan warga Karangmojo yang kemudian menularkan kepada 4 orang anggota keluarganya tersebut.
Dewi menjelaskan, pihaknya masih terus berusaha melakukan penelusuran terhadap penularan yang menyebabkan perempuan tersebut dapat tertular covid-19. Kemudian pihaknya juga akan melakukan tracing terhadap kedua kasus ini untuk dapat segera memutus rantai penyebarannya.
“Sampai sekarang belum dapat disimpulkan asal penularan. Hanya yang bersangkutan pernah berobat di salah satu RS Swasta karena penyakit lain,” jelas Dewi.
Dengan demikian, pihaknya juga masih akan melakukan tracing kontak. Nantinya mereka akan langsung menjalani swab tes agar hasil lebih cepat diketahui.
Sampai dengan saat ini di Gunungkidul tercatat ada 65 total kasus positif dengan 14 orang masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk pasien sembuh telah mencapai 50 orang.
Sebagaimana diketahui, perempuan Kapanewon Nglipar dengan usia 61 tahun diketahui positif dan dirawat sejak 7 Juli 2020 lalu. Selain itu juga perlu diketahui bahwa untuk pasien warga Nglipar berjenis kelamin laki-laki berusia 32 tahun mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
