fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tanah Tiba-tiba Ambles, Seorang Petani Terperosok

Diterbitkan

pada tanggal

Semanu,(pidjar.com)–Fenomena tanah ambles kembali terjadi di wilayah Gunungkidul. Kali ini terjadi di sebuah ladang yang berada di Padukuhan Plebengan Tengah, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu pada Mibggu (05/04/2020) siang tadi. Ada satu orang petani yang tengah beraktifitas di ladang tersebut saat kejadian justru terperosok ke dalam lubang menganga itu.

Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Di jam tersebut Mujio bersama dengan Murtiyem (40) warga Padukuhan Plebengan Tengah, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu beraktifitas di ladang. Pasanga suami istri tersebut membersihkan rumput di sela-sela tanaman kacang. Mujio berada di depan agak jauh dengan istrinya, semula keduanya mengobrol.

Namun tiba-tiba Mujio mendengar suara tanah ambles ia kekudian menengok ke belakang, ternyata istrinya sudah tidak ada di posisi awal. Ia kemudian mengecek ke lubang tanah ambles tersebut, ternyata Murtiyem sudsh berada dj dalamnya.

Peta Sebaran Status COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul
*Credits: https://bit.ly/statCovGK (updated)

Kedalaman sendiri sekitar 3 meter dsri permukaan,” ucap Kapolsek, Minggu siang.

Pria tersebut kemudianbmeminta bantuan warga sekitar untuk mengebakuasi Murtiyem menggjnakan anak tangga. Beruntung proses evakuasi sendiri berlangsubg cepat sehingga korban dapat terselamatkan.

Berita Lainnya  Peralatan Ditemukan di Tebing, Pemancing Diduga Hilang di Pantai Sedahan

Bisa dievakuasi oleh warga menggunakan anak tangga. Korban (murtiyem) hanya shock saja karena mengalami kejadian tersebut,” tambahnya.

Dari petugas Kepolisian pun kemudian melakukan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi agar tidak ada warga yang mendekati lokasi kejadian.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Candirejo, Aipda Wawan mengungkapkan keterangan yang ia dapat dsri warga setempat kejadian tanah ambles sudah terjadi dua kali di Desa Candirejo. Untuk itu himbauan pun telab diberikan ke wsrga agar tidak mendekat pada lokasi sekitsr tanah ambles.

Untuk amblesnya membentuk lingkaran tidak luas hanya cukup satu orang. Tapi tadi keterangan bu Murtiyem didalamnya agak luas,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler