fbpx
Connect with us

Politik

Tanggapi Santai Protes Sarmidi Yang Diasingkan Dari Fraksi, Ketua PAN : Biar Dia Konsentrasi Hadapi Proses Hukum

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Protes Sarmidi terkait pencopotannya dari jabatan Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul serta Pansus Raperda yang saat ini tengah dibahas ditanggapi santai oleh DPD PAN Gunungkidul. Kebijakan ini bahkan disebut merupakan arahan resmi dari partai kepada Fraksi PAN di Gunungkidul.

Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiadi menyatakan bahwa keputusan untuk menyingkirkan Sarmidi dari jabatannya di DPRD Gunungkidul adalah kebijakan partai. Kebijakan semacam ini menurut Arif adalah hak partai politik serta fraksi. Dari semua anggota Fraksi PAN, memang hanya Sarmidi saja yang tidak diusulkan untuk masuk ke dalam Pansus 3 Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul beberapa waktu lalu.

“Hak kami untuk mengusulkan siapa saja yang akan dimasukkan ke Pansus. Wong kami mau tidak mengirimkan anggota saja atau walk out saja boleh kok,” ucap Arif, Kamis (28/06/2018) siang.

Alasan dari PAN menyingkirkan Sarmidi ini tak lepas dari masalah gugatan hukum terkait keputusan PAW yang dilayangkan. Keputusan ini dinyatakan sebagai keputusan terbaik tak hanya bagi PAN namun juga masyarakat Gunungkidul. Dikhawatirkan lantaran masalah hukum semacam ini, nantinya membuat Sarmidi tidak berkonsentrasi dalam menjalankan tugasnya sehingga hasilnya pun tidak maksimal dan merugikan masyarakat.

“Biar Pak Sarmidi konsentrasi dengan masalah hukum yang dihadapinya,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN Gunungkidul, Heri Kriswanto menambahkan bahwa nasib karir politik Sarmidi di anggota DPRD Gunungkidul ini memang cukup kritis. Bukan tidak mungkin ke depan masalah ini merembet kepada pengeluaran Sarmidi dari keanggotaan partai. Namun hal tersebut masih belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Pemecatan atau penonaktifan itu mungkin sekali terjadi bagi kader yang membangkang. Tapi kami menghargai mekanisme yang ada. Saat ini masih dalam proses, dia (Sarmidi) kan baru SP 2," ujarnya.

Pun demikian, partai masih membuka pintu selebar-lebarnya untuk Sarmdi jika masih ingin bergabung dengan catatan, dirinya patuh dan tunduk terhadap aturan yang ada. Namun jika dirinya terbukti berpindah ke partai lain, maka sanksi pemecatan tidak mustahil bakal dilayangkan.

"Sebenarnya masih membuka peluang, karena bagaimanapun dia adalah kader kami," ucapnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler