Politik
Tanggapi Santai Protes Sarmidi Yang Diasingkan Dari Fraksi, Ketua PAN : Biar Dia Konsentrasi Hadapi Proses Hukum
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Protes Sarmidi terkait pencopotannya dari jabatan Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul serta Pansus Raperda yang saat ini tengah dibahas ditanggapi santai oleh DPD PAN Gunungkidul. Kebijakan ini bahkan disebut merupakan arahan resmi dari partai kepada Fraksi PAN di Gunungkidul.
Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiadi menyatakan bahwa keputusan untuk menyingkirkan Sarmidi dari jabatannya di DPRD Gunungkidul adalah kebijakan partai. Kebijakan semacam ini menurut Arif adalah hak partai politik serta fraksi. Dari semua anggota Fraksi PAN, memang hanya Sarmidi saja yang tidak diusulkan untuk masuk ke dalam Pansus 3 Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul beberapa waktu lalu.
“Hak kami untuk mengusulkan siapa saja yang akan dimasukkan ke Pansus. Wong kami mau tidak mengirimkan anggota saja atau walk out saja boleh kok,” ucap Arif, Kamis (28/06/2018) siang.
Alasan dari PAN menyingkirkan Sarmidi ini tak lepas dari masalah gugatan hukum terkait keputusan PAW yang dilayangkan. Keputusan ini dinyatakan sebagai keputusan terbaik tak hanya bagi PAN namun juga masyarakat Gunungkidul. Dikhawatirkan lantaran masalah hukum semacam ini, nantinya membuat Sarmidi tidak berkonsentrasi dalam menjalankan tugasnya sehingga hasilnya pun tidak maksimal dan merugikan masyarakat.
“Biar Pak Sarmidi konsentrasi dengan masalah hukum yang dihadapinya,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN Gunungkidul, Heri Kriswanto menambahkan bahwa nasib karir politik Sarmidi di anggota DPRD Gunungkidul ini memang cukup kritis. Bukan tidak mungkin ke depan masalah ini merembet kepada pengeluaran Sarmidi dari keanggotaan partai. Namun hal tersebut masih belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
"Pemecatan atau penonaktifan itu mungkin sekali terjadi bagi kader yang membangkang. Tapi kami menghargai mekanisme yang ada. Saat ini masih dalam proses, dia (Sarmidi) kan baru SP 2," ujarnya.
Pun demikian, partai masih membuka pintu selebar-lebarnya untuk Sarmdi jika masih ingin bergabung dengan catatan, dirinya patuh dan tunduk terhadap aturan yang ada. Namun jika dirinya terbukti berpindah ke partai lain, maka sanksi pemecatan tidak mustahil bakal dilayangkan.
"Sebenarnya masih membuka peluang, karena bagaimanapun dia adalah kader kami," ucapnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
