Connect with us

Politik

Disingkirkan Dari Pansus dan Jabatan Wakil Ketua Fraksi PAN, Sarmidi Ajukan Protes Saat Rapat Paripurna

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hari Senin (25/06/2018) kemarin bisa disebut menjadi hari yang berat bagi karir politik anggota DPRD Gunungkidul, Sarmidi. Selain harus menerima kenyataan tidak ditunjuk sebagai anggota Pansus pembahasan 3 Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul, Sarmidi yang memang tengah bermasalah dengan partainya tersebut juga dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul. Sebagai gantinya, Fraksi PAN menunjuk Edi Susilo untuk menggantikan Sarmidi.

Dalam rapat paripurna ini, Sarmidi sendiri sempat mengajukan protes perihal namanya yang tidak dilirik oleh Fraksi PAN ini dalam pembentukan Pansus pembahasan Raperda. Ia merasa bahwa hak politiknya telah dirampas dengan adanya hal ini.

Dalam pertengahan rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Ngadiyono, Sarmidi sempat mengajukan interupsi. Tidak dimasukannya nama Sarmidi dalam keanggotaan Pansus yang diajukan oleh fraksi PAN nampaknya membuat Sarmidi berang. Dalam interupsinya tersebut, Sarmidi menyebut bahwa hak dan kewajiban sebagai anggota DPRD harus seimbang. Saat ini, Sarmidi merasa bahwa hak dari keanggotaannya dalam komisi dan fraksi tidak diakomodir.

Berita Lainnya  Gedung Dirasa Sudah Terlalu Sempit, KPU Gunungkidul Minta Kantor Anyar

“Hak saya dikebiri sementara selama ini saya terus menjalankan kewajiban kontribusi kepada partai,” ucap Sarmidi, Senin kemarin saat rapat paripurna.

Atas tidak dimasukannya namanya dalam Pansus, Sarmidi sempat menuntut kepada pimpinan sidang untuk membuat keputusan agar semua anggota Fraksi PAN tidak dimasukan ke dalam Pansus.

“Jika tetap dipaksakan, saya sebagai anggota tidak menyetujui,” imbuh dia.

Upaya Sarmidi sendiri akhirnya kandas setelah Ngadiyono menawarkan kepada para peserta sidang untuk melakukan voting per fraksi terkait usulan Sarmidi tersebut. Dalam voting tersebut, seluruh fraksi sepakat untuk melanjutkan sidang paripurna pembentukan Pansus 3 Raperda.

“Tidak ada masalah, rapat paripurna berjalan lancar meski memang sempat ada keluh kesah dari Pak Sarmidi yang tidak dimasukkan dalam keanggotaan Pansus. Namun dalam hal ini untuk pengusulan keanggotaan Pansus memang hak dari masing-masing fraksi. Pun demikian dengan masalah kontribusi, itu ranah partai masing-masing, bukan ranah rapat paripurna DPRD,” papar Ngadiyono kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com.

Berita Lainnya  Upayakan Paslon 02 Menang Satu Putaran, Relawan Gibran Berkopyak Rutin Doa Bersama

Adapun dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Gunungkidul membentuk 3 Pansus untuk pembahasan 3 Raperda yang akan dirubah yaitu, retribusi pengendalian menara telekomunikasi, perparkiran, dan Badan Permusyawarakatan Desa. Perda yang mengatur ketiga hal tersebut dinilai perlu dilakukan perubahan mengingat adanya perubahan regulasi di tingkat pusat serta mengakomodir daerah yang semakin maju.

Sementara dikonfirmasi terkait pencopotan Sarmidi dari jabatannya, Ketua Fraksi PAN DPRD Gunungkidul, Heri Kriswanto membenarkan adanya perubahan tersebut. Pihaknya menunjuk Edi Susilo untuk menggantikan posisi Sarmidi sebagai Wakil Ketua Fraksi.

Dipaparkan Heri, keputusan ini merupakan kesepakatan bersama dari anggota Fraksi PAN maupun DPD PAN Gunungkidul. Ia tak menampik bahwa pencopotan ini merupakan imbas dari adanya polemik yang terjadi akibat gugatan yang dilayangkan Sarmidi kepada DPD PAN Gunungkidul terkait keputusan pergantian antar waktu.

Berita Lainnya  Dua Perwira TNI Paling Gencar Sapa Masyarakat, Kalangan Militer Bakal Pimpin Gunungkidul?

“Beliau juga tidak kami libatkan dalam pembentukan pansus pembahasan Raperda,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler