fbpx
Connect with us

Politik

Bangkitkan Pengusaha Kecil Gunungkidul, Ayo Gas Immawan Gelontorkan Bantuan 6 Miliar

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi nampaknya sangat serius dalam merealisasikan program unggulannya, Ayo Gas. Ayo Gas sendiri adalah program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi para pengusaha muda Gunungkidul. Pada tahap awal ini, anggaran sebesar 6 miliar rupiah telah disiapkan untuk program ini. Ada ratusan UMKM yang nantinya diproyeksikan mendapatkan bantuan dana dari Ayo Gas.

CEO Ayo Gas, Andi Widiatmoko mengungkapkan, program Ayo Gas adalah program riil dari paslon bernomor urut dua ini untuk memberikan pendampingan dan memajukan UMKM yang ada di Gunungkidul. Berdasarkan survei yang dilakukan, sebenarnya ada banyak berbagai jenis UMKM yang telah tumbuh di Gunungkidul. Hal ini tentunya harus diberikan dukungan penuh baik dalam hal pelatihan maupun juga bantuan modal. Selain merangkul UMKM yang telah ada, Ayo Gas juga berkomitmen untuk membentuk UMKM-UMKM baru bagi kaum muda. Semakin banyak pengusaha, tentunya akan sangat baik bagi perekonomian masyarakat.

Diakuinya, UMKM yang saat ini ada belum tergarao secara maksimal lantaran berbagai keterbatasan. Ada permasalahan seperti promosi, modal terbatas ataupun yang lainnya. Untuk itu, Ayo Gas muncul untuk membantu memecahkan permasalahan itu.  Ada anggaran sebesar 6 miliar rupiah yang disiapkan untuk membantu mengembangkan UMKM Gunungkidul.

“Nantinya akan diberikan kepada pelaku UMKM yang sudah terbentuk hanya saja belum bisa maksimal dan menghadapi permasalahan usaha seperti permodalan, promosi, atau peluang membaca permintaan pasar,” terang Andi, Sabtu (24/10/2020).

Program ini akan menyasar ke 18 kapanewon di Gunungkidul. Pihaknya sendiri telah menerjunkan tim hingga ke tingkat Kalurahan hingga Padukuhan untuk melakukan pendataan maupun pemetaan masalah. Pelatihan-pelatihan akan diberikan kepada pelaku usaha yang baru saja tumbuh, sedangkan mereka yang sudah berkembang akan diberikan pendampingan.

“Sistem pemasaran secara online adalah salah satu hal yang belum banyak yang menerapkan. Untuk itu akan kami upayakan pendampingan dan memberikan berbagai macam fasilitas,” tambahnya.

Untuk tahap awal ini, rencananya ada sekitar 200 UMKM yang ada akan mendapatkan bantuan pendanaan dari Ayo Gas. Adapun masing-masing UMKM itu akan mendapatkan bantuan modal dalam bentuk kerjasama investasi sebesar 3 sampai 5 juta rupiah. Disampaikannya, gelontoran dana tersebut bukan dalam bentuk pinjaman. Akan tetapi mereka diberi modal dan pendampingan selama 3 tahun lamanya, kemudian skema yang diterapkan adalah bagi hasil.

“Ini sebagai embrio awal saja, kita ingin menggairahkan dunia usaha kecil dan menengah di Gunungkidul,” jelas dia.

Ayo Gas sendiri menurut Andi tidak melulu menyasar kepada para pelaku UMKM yang telah memiliki produk usaha. Bagi masyarakat yang belum memiliki usaha, nantinya tetap akan mendapatkan perhatian. Seperti misalnya dalam hal kemudahan pengambilan dagangan. Masyarakat yang belum punya usaha bisa mengambil barang dagangan terlebih dahulu untuk dijual kembali.

“Jadi sebagai awalan mereka berperan sebagai reseller, nantinya dengan pelatihan-pelatihan yang kami buat, diharapkan bisa segera memiliki produk dan nantinya usahanya berkembang,” papar dia.

Program tersebut belakangan memang sudah muncul dipermukaan. Para pelaku usaha telah mendapatkan pembekalan dari tokoh-tokoh pemilik usaha yang sudah malang melintang di dunia bisnis. Digeliatkannya UMKM adalah upaya paslon ini untuk ikut membangun Gunungkidul dan sumberdaya manusia yang siap bersaing. Di sisi lain juga untuk menyediakan lapangan pekerjaan.

“Bagi yang minat bisa kok mendaftar pada link online www.ayogas.com, tidak ada persyaratan khusus. Mari bergabung bersama kami,” beber Andi.

Saat ini sudah 200 yang mulai melirik. Tim juga telah mengeluarkan anggara 400 juta untuk stimulan tersebut. UMKM yang dibina tidak serta merta hanya produk olahan atau kerajinan saja. Akan tetapi wisata dan budaya yang sekiranya bisa diangkat dan dikembang tentu bisa diusulkan.

“Efek domino dari program ini pasti akan dirasakan oleh masyarakat. Begitu pula dengen daerah, masyarakatnya akan jauh lebih mandiri dengan usaha yang dimiliki,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, program Ayo Gas ini bukan hanya sekedar visi misi yang ia angkat bersama dengan calon wakilnya. Akan tetapi merupakan program unggulan yang sekarang ini sudah direalisasikan dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Selama 10 tahun kepemimpiannya harapannya dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Kalah atau pun menang dalam kontestasi Pilkada 2020 ini, program tersebut tetap akan berjalan dengan glbaik seiring dengan program pemerintah dalam memajukan masyarakat dan daerah.

“Ini merupakan program untuk menyejahterakan masyarakat Gunungkidul. Maju menjadi calon Bupati tentu ada manuver-manuver baru yang akan diterapkan untuk Gunungkidul lebih maju Aman Ayom Ayem Sejahtera,” jelas Immawan.

Ayo gas yang digagas ini akan berusaha mengcover kebutuhan atau membantu membuka akses market dalam penjualan agar produk UMKM Gunungkidul dapat lebih dikenal lagi. Berkaitan dengan dana yang dikucurkan, tenty ada tim khusus yang ditejunkan untuk pengawasan agar bantuannya tepat sasaran.

“Mari kita dukung orogram baik untuk kemajuan bersama,” tambahnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler