fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tangkal Aksi Klitih di Musim Liburan, Polisi dan TNI Siapkan Pasukan Khusus Jaga Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Maraknya aksi klitih di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu terakhir menjadi perhatian jajaran Polres Gunungkidul dalam menyambut libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Sebab tidak menutup kemungkinan adanya komplotan klitih diantara wisatawan yang datang ke Gunungkidul.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, meskipun belum pernah terjadi aksi klitih di Gunungkidul, pihaknya menjadikan hal tersebut sebagai salah satu prioritas pengawasan. Adapun strategi yang akan diterapkan yakni dengan memanfaatkan fungsi Polsek utamanya di daerah perbatasan.

“Kita gunakan Polsek Patuk dan Polsek Panggang untuk memfilter (potensi kelompok anarkis). Seperti kasus yang sudah pernah kita tangani, dari wilayah Panggang kemudian dicegat di Saptosari, jadi kita lakukan komunikasi antar Polsek,” terang Fuady usai kegiatan gelar pasukan Operasi Lilin Progo 2018 di Alun-alun Wonosari, Jumat (21/12/2018).

Fuady menambahkan, selain memaksimalkan fungsi Polsek, pihaknya juga menyiapkan pasukan khusus untuk antisipasi terjadinya aksi klitih. Sedikitnya 30 anggota terlatih diklaim siap mengamankan Gunungkidul dari tindakan kriminalitas tersebut.

“Dari berbagai fungsi baik Satlantas, Satreskrim, Satintelkam dan Satsabhara,” terang dia.

Tindakan tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya gesekan utamanya di wilayah wisata. Merujuk dari data yang ada, lokasi pantai menjadi sorotan pihaknya.

“Wilayah wisata seperti pantai patut kita waspadai. Karena disana merupakan lokasi wisatawan paling banyak. Kita berharap tidak ada gesekan antar kelompok atau antar individu di Gunungkidul dalam liburan kali ini,” ungkap dia.

Selain itu, pihaknya juga telah meluncurkan aplikasi berbasis android yang dapat diunduh masyarakat umum jika nantinya mendapatkan halangan ketika berada di perjalanan. Aplikasi yang dimaksud adalah Traffic Info Gunungkidul.

“Jadi dapat di download di smart phone. Kemudian nantinya ada nomor yang bisa dihubungi. Semisal ada kendala mogok, ban kempes atau kendala lainnya nanti masyarakat dapat menghubungi tim yang kami siapkan. Tentunya kita pastikan anggota bergerak cepat merespon masalah tersebut,” terang dia.

Sementara itu, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf M Taufik mengungkapkan pihaknya juga menyiagakan 282 personil untuk melakukan backup tugas kepolisian. Personil yang disiapkan merupakan tim terlatih untuk mengantisipasi kerusuhan di wilayah Gunungkidul.

“Kita juga membantu pihak kepolisian untuk pengamanan untuk mengantisipasi adanya ancaman penyusup masuk ke Gunungkidul,” kata dia.

Perlu diketahui dalam Operasi Lilin Progo 2018, sebanyak 725 petugas gabungan TNI, Polisi, ormas dan dinas terkait ditugaskan melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan kemacetan maupun kecelakaan. Selain itu, petugas juga membangun pos di jalur utama sebagai tempat pelayanan masyarakat yang sekiranya membutuhkan informasi apapun tentang Gunungkidul. Entah jalur ke obyek wisata ataupun kondisi jalur padat dan lengang.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler