Pemerintahan
Temuan Kerugian Negara Ratusan Juta Pada Proyek Pembangunan Gedung SMP N 3 Saptosari
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Proyek relokasi gedung SMP Negeri 3 Saptosari telah selesai dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Dana miliaran rupiah digunakan untuk pembangunan gedung anyar sekolah yang sempat terendam banjir saat badai Siklon Cempaka 2017 lalu. Namun dalam proses pengerjaannya, audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilaksanakan beberapa bulan lalu sempat terdapat temuan potensi kerugian negara. Jumlahnya sendiri cukup banyak yakni mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD Gunungkidul, Handoko mengakui perihal adanya temuan BPK dalam proyek pembangunan SMPN 3 Saptosari ini. Audit BPK menemukan adanya kerugian negara sebesar 251 juta rupiah dalam proses pengerjaan yang dilaksanakan rekanan. Temuan tersebut didapat pada pada pembangunan talud yang volumenya tidak sesuai dengan perencanaan. Juga ada pula ditemukan talud yang rusak.
“Iya memang ada yang kurang sesuai, jadi waktu BPK turun ada temuan 251 juta rupiah. Tapi pekan lalu dari pihak kontraktor sudah mengembalikan kerugian negara tersebut,” kata Handoko, Sabtu (10/07/2021).
Ia mengatakan kerugian negara tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan nilai proyek yang mencapai dari 8,6 miliar rupiah. Sehingga kemudian dapat langsung terselesaikanoleh rekanan.
Gedung SMPN 3 Saptosari ini direlokasi dari tempat semula karena pada tahun 2017 silam terendam banjir akibat Siklon Cempaka. Kemudian dilakukan relokasi, pada saat itu telah disepakati pembangunan berada di pinggir jalan. Anggaran yang dimanfaatkan sekitar 7 miliar rupiah.
“Tapi pada saat mau eksekusi pembebasan lahan kemudian ada perubahan. Di lokasi awal pemilik lahan justru menaikkan harga tanah dari yang semula 100 ribu per meter jadi sekitar 250 ribu per meter. Jadi kita alihkan ke lahan sekitar 500 meter dari lokasi awal,” jelas dia.
Tim kemudian mencari opsi lain, karena beralih di perbukitan maka kontraktor harus melakukan pengerukan bukit atau gunung. Biaya yang semula hanya dianggarkan sebesar 150 juta untuk pengerukan itu pun membengkak menjadi 1 miliar lebih.
“Ya itu karena beralih lokasi dan dilakukan pengerukan jadi ada pembengkakan anggaran,” bebernya.
Saat ini gedung tersebut telah selesai dikerjakan. Menurut dia nantinya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga akan melanjutkan pembangunan sebab masih ada ruangan yang belum dibangun. Bangunan sekolah yang berada di atas bukit disebutnya view yang bagus, sebab siswa bisa melihat laut lepas dari ketinggian.
“Masih ada laboratorium IPA yang belum dibangun,” imbuh Handoko.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kiswara mengatakan pihaknya akan segera melanjutkan proses pembangunan. Sebagai contohnya pengaman di lantai 2, ruang yang masih belum ada, dan pembenahan-pembenahan lainnya.
“Mungkun akan dianggarkan pada tahun 2023, karena kemarin belum bisa usulkan. Sekarang dana pemerintah masih terkonsentrasikan untuk penanganan covid19,” ucap Kiswara.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
