fbpx
Connect with us

Politik

Temukan Perbedaan Jumlah Perolehan Suara, Tim Relawan Babe Akan Lapor ke DPP PDIP

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pilkada Gunungkidul 2020 memang sangat keras. Meski telah selesai masa pencoblosan, namun intrik-intrik masih terus terjadi. Tak hanya antar kandidat saja, akan tetapi juga berlangsung diantara tim pemenangan dalam satu kubu. Yang terbaru, relawan pendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati dari nomor urut 3, Bambang Wisnu-Benyamin mengaku menemukan adanya sejumlah kejanggalan.

Saksi-saksi dari tim relawan mendapatkan sejumlah bukti perihal adanya perbedaan jumlah perolehan suara antara saksi relawan dengan saksi dari partai. Kendati belum menyebutkan jumlah, namun temuan ini disebut cukup banyak dan cukup signifikan. Tak main-main, data dan hasil temuan ini rencananya akan dilaporkan ke DPP PDIP.

Legal Officer Keluarga Besar Bambang Wisnu, Stefanus Sujoko mengatakan, pasca berlangsungnya penghitungan suara, pihaknya juga melakukan penghitungan manual. Dalam hal ini, relawan juga membentuk tim untuk memantau perolehan suara pasangan Bambang Wisnu-Benyamin di TPS-TPS. Saksi relawan disebut Sujoko berada di lingkup luar saksi yang dibentuk oleh partai pengusung, yakni PDIP.

Dilanjutkannya, dalam perkembangannya, tim saksi relawan menemukan adanya perbedaan jumlah perolehan suara di antara saksi relawan dengan saksi partai. Nemun begitu, ia belum mau menyebut secara pasti jumlah selisih yang ditemukan. Namun begitu, perbedaan selisih suara ini cukup signifikan.

“Sementara kita temukan di puluhan TPS, pencocokan data terus berlangsung,” kata Sujoko, Senin (14/12/2020).

Untuk perbedaan suara sendiri terjadi dalam foto-foto hasil perolehan suara yang didapat pasca penghitungan suara di TPS-TPS. Namun dalam perkembangannya, kemudian jumlahnya yang tercatat oleh saksi berbeda dengan hasil penghitungan yang dilakukan tim relawan. Tim relawan sendiri memang berinisiatif untuk memantau penghitungan suara di wilayah masing-masing.

“Selisihnya banyak, kalau signifikan kami bisa mengatakan masih akan kami dalami lagi, kita akan kumpulkan bukti-bukti dari relawan kita yang disebar ke TPS,” ujar dia.

Terkait dengan hal tersebut, pihaknya akan menyiapkan langkah lanjutan berupa melakukan komunikasi dengan partai pengusung. Nantinya, keputusan diserahkan kepada partai pengusung. Pihaknya juga berharap PDIP sebagai partai pengusung untuk melaksanakan investigasi.

“Setelah kita lakukan komunikasikan dengan partai, semua keputusan di sana. Kita akan laporkan sampai ke DPP PDIP,” paparnya.

Hal ini dilakukan mengingat pendanaan saksi sendiri muncul dari relawan. Artinya perjuangan para relawan untuk memenangkan pasangan nomor urut 3 tersebut patut untuk dikawal.

“Kami relawan membentuk saksi, yang jelas saksi relawan menemukan perbedaan dengan saksi partai. Perbedaan itu berupa data yang difoto,” sambung Joko.

Sementara itu, Ketua Keluarga Besar Bambang Wisnu, Rio Setiawan menambahkan bahwa pihaknya juga berharap partai menyikapi secara serius atas apa yang ditemukan oleh relawan tersebut. Sehingga sebelum penghitungan suara di tingkat kabupaten, partai dapat mengambil sikap.

“Sesegera mungkin kalau menurut hitungannya itu kan tanggal 17 Desember 2020, harapan kami seperti itu, lebih cepat. untuk partai kemudian dapat mengambil sikap,” ucap Rio.

Disinggung mengenai apakah ada kejanggalan ini ada kecurigaan tentang penggembosan internal terhadap pasangan Bambang Wisnu-Benyamin, Rio enggan memaparkan lebih lanjut.

“Kita nggak mau berbicara terlalu jauh, kita lihat dulu nanti perkembangan pemeriksaan yang kami masih lakukan ini,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler