fbpx
Connect with us

Sosial

Terkendala Bahasa, KBM Guru Malaysia Dengan Murid SD Selang V Berlangsung Penuh Gelak Tawa

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Suasana akrab penuh gelak tawa mewarnai kegiatan di SD Selang V pada Rabu (06/02/2019) pagi tadi. Para guru dan siswa SD tersebut menyambut kedatangan staf pengajar dari Malaysia. Sejumlah atraksi ditampilkan oleh pihak sekolah, termasuk juga diantaranya pertunjukan grup drum band sekolah sebagai ajang penyambutan bagi para tamu tersebut.

Yang menarik, tak hanya sekedar berkunjung, dalam pertemuan tersebut, guru asal Malaysia mencoba untuk memberikan materi pelajaran kepada para siswa. Saat inilah kemudian keakraban yang penuh dengan kelucuan mulai muncul. Kendala bahasa memang membuat kedua belah pihak baik siswa maupun guru pengajar seringkali salah dalam berkomunikasi. Namun justru hal tersebut yang seringkali memancing tawa.

Di satu ruang kelas, seorang guru Malaysia bernama Siti memberikan materi pelajaran bahasa Arab. Beberapa kali anak-anak SD Selang V membenarkan sejumlah penyebutan kata dari guru tersebut yang dianggap tidak sesuai dengan ejaan Indonesia. Seperti ketika Siti menyebut nama sekolah dengan ejaan bahasa Inggris.

“Salah bu, yang benar adalah SD,” ucap para murid serempak mengoreksi pengejaan Siti yang menyebut dengan kata Esdi, seperti ejaan dalam bahasa Inggris.

Beberapa siswa juga nampak kesulitan untuk memahami apa yang diucapkan oleh Siti. Bahkan sang guru tamu tersebut harus secara langsung mendatangi para siswa dan melakukan komunikasi secara pribadi agar mereka tahu apa yang dia maksudkan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang siswa SD Negeri V Selang, Mahardika Kurnia. Ia mengaku memang cukup kesulitan untuk memahami perkataan dari guru tamu tersebut. Beberapa kali ia harus mengernyitkan dahinya lantaran ada beberapa kata yang tidak ia mengerti.

“Jadi benar-benar harus konsentrasi biar tahu maksudnya apa, tadi diajarkan bahasa Arab. Bagaimana cara menyapa, tadi juga diajarkan pengucapan berdoa yang benar,” ucapnya.

Ditemui di sela-sela acara, Kepala Sekolah SD Selang V, Wasito menyatakan bahwa kegiatan semacam ini memang baru pertama kali dilakukan. Apalagi dalam hal ini, pihaknya disambangi oleh staf pengajar dari mancanegara. Meski begitu, ia sangat menyambut positif adanya kegiatan ini. Bahkan, kerjasama semacam ini diharpkan nantinya bisa terus berjalan agar pendidikan bisa semakin maju.

“Dengan seperti ini kita bisa bertukar pikiran mengenai pendidikan dan tentunya menambah wawasan kami,” papar Wasito.

Kerjasama lintas negara seperti ini adalah sebuah terobosan yang sangat mutakhir dalam dunia pendidikan. Apalagi saat ini, kehidupan masyarakat sudah mulai global dan batasan semakin sedikit dengan perkembangan teknologi yang ada.

Meski begitu, perihal kerjasama apa yang akan digagas, Wasito belum memikirkan lebih lanjut mengingat ini adalah kali pertama kedua belah pihak saling bertemu. Namun ia memastikan bahwa pihaknya sangat tertarik dalam mengembangkan hubungan kerjasama dengan semua pihak demi kemajuan pendidikan.

“Dengan adanya kerjasama dengan pihak ketiga ia berharap dapat memajukan program-program sekolah. Nanti akan kita bicarakan lebih lanjut kerjasama di tahun-tahun ke depan,” urainya.

Salah satu yang mungkin dikembangkan dalam kerjasama semacam ini adalah terkait dengan kegiatan ekstrakokurikuler siswa. Di SD Selang V sendiri, salah satu yang menonjol adalah marching band. Tak hanya berprestasi di tingkat nasional, grup marching band SD Negeri Selang V bahkan berprestasi di tingkat internasional.

“Kemarin tahun 2018 juara 1 ditingkat internasional, jurinya dari Thailand, Malaysia. Untuk kelanjutan ekstra itu akan kami tingkatkan tiap tahunnya atau barangkali dengan kerjasama dengan pihak ketiga bisa membuat kegiatan ini semakin baik lagi ke depan,” ucapnya.

Marching Band SD Selang V Dijanjikan Akan Dibawa ke Malaysia

Sementara itu, Professor Muhammad Nizam dari Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia yang memimpin rombongan mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh pihak sekolah. Khususnya, ia terkesima dengan pertunjukkan marching band para siswa SD Selang V. Menurutnya, dengan usia yang masih sangat belia, para siswa bisa memiliki potensi yang sangat besar jika memang ditekuni dan diberikan fasilitas.

“Tadi ini baru SD bagaimana nantinya kalau sudah di tingkat atas pasti bisa lebih baik lagi. Kebetulan di univesitas kami ada Fakultas Musik Seni dan Persembahan yang memang fokus pada perkembangan marching band, mungkin setelah ini akan kami bawa ke sana untuk dipajangkan,” katanya.

Dalam kegiatan kali ini dsiebutkan Nizam menjadi sarana pihaknya dalam bertukar ilmu. Ia nantinya tak keberatan apabila diminta oleh pihak sekolah dalam memberikan masukan-masukan terkait dengan dunia pendidikan.

“(Kunjungan) Ini sebagai permulaan, selanjutnya akan coba kami bekerjasama lebih lanjut, selain marching band mungkin kita akan kolaborasi juga di bidang-bidang lainnya,” tuturnya.

Ia menuturkan SD Selang V dipilih karena telah diseleksi, dan SD Selang ini masuk dalam kategori.

“Ada beberapa kategori seperti manajemen sekolahnya, disiplin anak-anaknya, dan pencapaiannya jadi itu yang dilihat. Kita juga tidak hanya berkunjung saja tetapi kami juga mempelajari hal tersebut,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler