Connect with us

Pemerintahan

Tak Bergantung Dengan Program Bantuan Pemerintah, Petani Diharapkan Mau Manfaatkan Fasilitas KUR

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementerian Pertanian bersama dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendorong para petani untuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam mengembangkan pertanian mereka. Dengan bantuan permodalan yang lebih ini, pertanian diharapkan bisa lebih maju, mandiri dan modern. Langkah ini sebenarnya perlu diambil agar para petani lebih mandiri sehingga segala sesuatunya tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah mengingat sekarang ini cakupan pemerintah terbatas dan perbantuan diberikan dengan melihat skala prioritas.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto memaparkan, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, para petani di daerah didorong untuk menjadi seorang petani yang sigap dan memiliki terobosan dalam mengembangkan sektor pertanian. Dengan petani yang memiliki inovasi, maka paling tidak 7 persen sektor pertanian tumbuh sehingga mampu mencukupi kebutuhan baik lokal maupun ekspor. Untuk itu, dari pemerintah bekerjasama dengan sejumlah lini memberikan kemudahan bagi petani yang ingin mengembangkan sektor pertanian mereka.

Berita Lainnya  Kementrian Perindustrian Tunjuk Dua Ponpes di Gunungkidul Ikuti Program Santripreneur

Di Gunungkidul sendiri, diharapkan para petani dapat terbantu dengan adanya fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pembiayaan bunga rendah yang disubsidi oleh pemerintah. Dengan begitu, para petani mampu mengelola dan memanfaatkan fasilitas ini dalam kaitannya meningkatkan usaha di sektor pertanian.

“Harapan pemerintah memang serapan KUR sebakin tinggi. Kementan sendiri telah menyiapkan dana sekitar Rp 50 triliun untuk program ini di seluruh Indonesia,” kata Bambang.

Adapun masing-masing provinsi nantnya diharapkan tingkat serapan mencapai 1 trilyun. Pengembangan industri pertanian dengan bantuan permodalan ini dapat berdampak pada pendapatan para petani. Jika modal terpenuhi dengan baik, tentunya semangat atau etos bercocok tanam akan semakin besar lagi, pendapatan yang didapat pun juga semakin meningkat.

“Sektor pertanian di Gunungkidul memiliki potensi yang cukup tinggi. Mengingat lahan yang dimiliki luas dan mayoritas masyarakatnya memang petani. Harapan untuk peningkatan pendapatan pun pastinya juga besar,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala BPD DIY Cabang Wonosari Platie Soulistyanti menjelaskan bahwa kredit KUR untuk pertanian dibagi menjadi 2 yaitu kredit mikro kecil dengan plafon sampai dengan Rp 25 juta rupiah dan kredit retail sampai dengan Rp 500 juta rupiah. Pada tahun 2019 Bank BPD DIY Cabang Wonosari menyalurkan KUR sebesar 71,27 Milyar rupiah dan tahun 2020 ditargetkan tersalur 83,4 Milyar rupiah.

Berita Lainnya  Cerita Duka Keluarga Tiga Bocah Korban Banjir di Saptosari

“Sudah lumayan petani yang memanfaatkan fasilitas ini untuk peningkatan di sektor pertanian,” papar Platy.

Lanjut Platie, di tahun ini harapannya ialah semakin banyak petani yang mau pinjam KUR karena banyak kemudahannya. Antara lain bunga rendah hanya 6% per tahun dan tidak ada biaya administrasi peminjaman. Semua lini berjalan dengan baik dan berkesinambungan, kemudian sektor pertanian Gunungkidul pun juga semakin terangkat, maju, mandiri dan modern.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler